Berita Inforamsi Bola Terbaru 2022
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Museum Vila Yuliana Ikon Soppeng, Dulu Kediaman Pejabat Belanda

Oleh : Admin | on 4:55:44pm Rabu 5 Oktober 2022

Museum Vila Yuliana Ikon Soppeng, Dulu Kediaman Pejabat Belanda
Soppeng -

Museum Vila Yuliana dibangun di zaman Belanda. Itu merupakan hadiah untuk Ratu Kerajaan Belanda Wilhelmina Helena Pauline Marie van Orange-Nassau dan putrinya, Ratu Juliana tapi tidak pernah terwujud.

Vila Yuliana berada di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kini, usia bangunan itu mencapai 117 tahun.

Bangunannya mencolok. So, tidak sulit menemukan Vila Yulliana saat traveler berada di Soppeng, tepatnya di wilayah Botto, Kecamatan Lalabata.

Vila ini dibangun pada tahun 1905 oleh Pemerintah Hindia Belanda era Mr CA Kroesen sebagai hadiah untuk Ratu Kerajaan Belanda Wilhelmina Helena Pauline Marie van Orange-Nassau dan putrinya, Ratu Juliana yang saat itu berencana melakukan kunjungan ke tanah Bugis di Soppeng.

Begitu vila ini jadi dan siap huni, Ratu Wilhelmina dan Ratu Juliana malah batal berkunjung ke Soppeng karena faktor keamanan perang saat itu. Mereka pun tidak pernah menerima hadiah yang hingga kini masih berdiri kokoh di Bumi Latemmamala, julukan untuk Kabupaten Soppeng.

Meski sang ratu tidak pernah merasakan tidur vilanya, warga hingga kini tetap menamakannya Villa Yuliana, yang merujuk kepada nama Ratu Juliana.

Kini, bangunan yang dibangun dengan gaya arsitektur Indis, yaitu perpaduan gaya Eropa dan gaya lokal Bugis itu beralih fungsi menjadi museum dan landmark Bumi Latemmamala.

Villa Yuliana atau Mess Tinggi SoppengVila Yuliana atau Mess Tinggi Soppeng (Arnis Taher/d'Traveler)

Vila Yuliana Saksi Sejarah

Vila Yuliana dibangun di lokasi strategis yakni di puncak perbukitan Jalan Pengayoman Watansoppeng. Vila Yuliana berdekatan dengan rumah jabatan Bupati Soppeng.

Vila itu berada di lereng bukit, dekat sebuah masjid Agung Darussalam dan taman kalong.

Juru pelihara Vila Yuliana, Mustafa mengatakan vila awalnya disiapkan untuk akomodasi bagi ratu saat berkunjung ke Sulawesi Selatan. Meski tak sempat dipakai ratu Belanda, vila ini sempat digunakan sebagai kediaman resmi para pejabat Belanda.

"Dari tahun 1957-1992 Villa Yuliana belum pernah ditempati. Barulah ditempati pada 1992-1995 yang digunakan sebagai rumah penginapan perwira muda dari pemerintah daerah, polisi, dan pejabat tinggi lainnya," kata Mustafa kepada detikcom.

Villa Yuliana di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). (Mono/detikcom)Villa Yuliana di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). (Mono/detikcom)

Mustafa, yang sudah bertugas menjaga museum itu selama delapan tahun, mengatakan Vila Yuliana juga dianggap sebagai simbolis penyerahan kekuasaan dari Kerajaan Soppeng untuk Pemerintah Kolonial Belanda.

"Kerajaan Soppeng dianggap sebagai salah satu kerajaan lokal di Sulawesi Selatan yang telah setuju untuk menandatangani perjanjian untuk penyampaian power kepada Pemerintah Kolonial Belanda (Korte Veklaring). Kemudian, pada tahun 1908, pemerintah daerah seluruh kerajaan-kerajaan di Sulawesi Selatan telah diintegrasikan ke dalam Pemerintahan Kolonial Belanda," kata Mustafa.

Meski sudah berusia seabad lebih, Vila Yuliana belum pernah direnovasi total kecuali bagian atapnya yang pernah berganti asbes. Seiring berjalannya waktu, bagian atap kembali menggunakan atap sirap seperti awalnya.

"Atap sirap itu kita pesan khusus di Kalimantan. Bahannya dari kayu ulir. Dan memang lama kalau di pesan," kata dia.



Simak Video "Pulau Macan, Menjelajahi Indahnya Sruga Bawah Laut Kepulauan Seribu"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)

Museum Vila Yuliana Ikon Soppeng, Dulu Kediaman Pejabat Belanda | Bang Naga | on 4:55:44pm Rabu 5 Oktober 2022 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Museum Vila Yuliana Ikon Soppeng, Dulu Kediaman Pejabat Belanda
Description: Museum Vila Yuliana dibangun di zaman Belanda. Hadiah untuk Ratu Kerajaan Belanda Wilhelmina Helena Pauline Marie van Orange-Nassau dan putrinya, Ratu Juliana.
Alamat: https://travel.sumutkota.com/domestic-destination/d-5954007/museum-vila-yuliana-ikon-soppeng-dulu-kediaman-pejabat-belanda.html
Artikel Terkait

Tingkatkan Kualitas, Wisata Pantai di Pangandaran Kini Dikelola Pemkab


Rabu, 05 Okt 2022 16:41 WIB

Penumpang Lagi Ramai, Bandara Tersibuk Eropa Malah Membatasi, Ada Apa?


Rabu, 05 Okt 2022 16:13 WIB

Fasilitasi Destinasi Wisata, Kemenparekraf Akan Bangun 1.000 Toilet Mewah


Rabu, 05 Okt 2022 15:41 WIB

Miris, Joged Bumbung Dibumbui Erotisme juga Ditonton Anak-anak


Rabu, 05 Okt 2022 15:08 WIB

Hore! Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan PP Makassar-Denpasar


Rabu, 05 Okt 2022 14:41 WIB

Potret Desa Pocong di Bangkalan yang Identik dengan Cerita Horor


Rabu, 05 Okt 2022 14:11 WIB

Kala Anak Gadis India Disembah Bak Dewi Durga


Rabu, 05 Okt 2022 14:00 WIB

Putri Bali Jadi Putri Pariwisata Indonesia 2022, Apa Saja Tugasnya?


Rabu, 05 Okt 2022 13:41 WIB

Setelah 60 Tahun, Jalur Trekking Legendaris Bhutan Dibuka Lagi


Rabu, 05 Okt 2022 13:15 WIB

Pantai Loji: Dulu Tempat Surfing yang Indah, Kini Penuh Sampah


Rabu, 05 Okt 2022 12:41 WIB

Penampakan Turis yang Hidupkan Lagi Jalanan Istanbul


Rabu, 05 Okt 2022 12:04 WIB

Kisah Kanjuruhan, Kerajaan Hindu-Buddha Tertua di Jawa Timur


Rabu, 05 Okt 2022 11:41 WIB

Duh, Pagoda Berumur 500 Tahun Roboh


Rabu, 05 Okt 2022 11:06 WIB

Persiapan KTT G20, Menko Luhut Minta Sekolah dan Kantor di Bali WFH


Rabu, 05 Okt 2022 10:41 WIB

Sanksi Menunggu untuk Agen Travel Umrah Berulang Kali Telantarkan Jemaah


Rabu, 05 Okt 2022 10:11 WIB

Terpopuler: Joged Bumbung, Tarian Pergaulan yang Dibumbui Erotisme


Rabu, 05 Okt 2022 09:41 WIB

Momen Jenazah Bangsawan Toraja Diarak Keliling Kampung


Rabu, 05 Okt 2022 09:29 WIB

Penumpang yang Mau Air Panas Tak Perlu Panggil Pramugari, Bisa Ambil Sendiri


Rabu, 05 Okt 2022 09:11 WIB

Tarik Ulur Waktu Istirahat Pramugari dengan Jam Terbang Gila


Rabu, 05 Okt 2022 08:42 WIB

Mata Uang Lira Anjlok, Turis-turis Seperti Ketiban Rezeki Nomplok


Rabu, 05 Okt 2022 08:17 WIB

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Penumpang Lagi Ramai, Bandara Tersibuk Eropa Malah Membatasi, Ada Apa?
  • Fasilitasi Destinasi Wisata, Kemenparekraf Akan Bangun 1.000 Toilet Mewah
  • Miris, Joged Bumbung Dibumbui Erotisme juga Ditonton Anak-anak
  • Hore! Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan PP Makassar-Denpasar
  • Potret Desa Pocong di Bangkalan yang Identik dengan Cerita Horor
  • Kala Anak Gadis India Disembah Bak Dewi Durga
  • Putri Bali Jadi Putri Pariwisata Indonesia 2022, Apa Saja Tugasnya?
  • Setelah 60 Tahun, Jalur Trekking Legendaris Bhutan Dibuka Lagi
  • Pantai Loji: Dulu Tempat Surfing yang Indah, Kini Penuh Sampah

  • Terpopuler

  • Miris, Joged Bumbung Dibumbui Erotisme juga Ditonton Anak-anak
  • Penumpang Lagi Ramai, Bandara Tersibuk Eropa Malah Membatasi, Ada Apa?
  • Kala Anak Gadis India Disembah Bak Dewi Durga
  • Putri Bali Jadi Putri Pariwisata Indonesia 2022, Apa Saja Tugasnya?
  • Setelah 60 Tahun, Jalur Trekking Legendaris Bhutan Dibuka Lagi
  • Fasilitasi Destinasi Wisata, Kemenparekraf Akan Bangun 1.000 Toilet Mewah
  • Duh, Pagoda Berumur 500 Tahun Roboh
  • Pantai Loji: Dulu Tempat Surfing yang Indah, Kini Penuh Sampah
  • Hore! Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan PP Makassar-Denpasar
  • Kisah Kanjuruhan, Kerajaan Hindu-Buddha Tertua di Jawa Timur
  • Mata Uang Lira Anjlok, Turis-turis Seperti Ketiban Rezeki Nomplok
  • Penampakan Turis yang Hidupkan Lagi Jalanan Istanbul
  • Persiapan KTT G20, Menko Luhut Minta Sekolah dan Kantor di Bali WFH
  • Sanksi Menunggu untuk Agen Travel Umrah Berulang Kali Telantarkan Jemaah
  • Momen Jenazah Bangsawan Toraja Diarak Keliling Kampung
  • Cerita Pilot VVIP Terbangkan Presiden dan Wapres
  • Terpopuler: Joged Bumbung, Tarian Pergaulan yang Dibumbui Erotisme
  • Penumpang yang Mau Air Panas Tak Perlu Panggil Pramugari, Bisa Ambil Sendiri
  • Tuman! Hati-hati, Agen Travel Umrah Ini Langganan Telantarkan Jemaah
  • Biang Kerok Jemaah Umrah Telantar di Asrama Haji
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2022 travel.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds