Berita Inforamsi Bola Terbaru 2022
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Kenapa Bandung Tidak Ada Kawasan Pecinan?

Oleh : Admin | on 7:53:25pm Senin 4 Juli 2022

Kenapa Bandung Tidak Ada Kawasan Pecinan?
Bandung -

Banyak daerah di Indonesia yang memiliki kawasan pecinan. Kawasan pecinan ini merujuk pada penghuninya yang mayoritas warga asli atau keturunan Tionghoa.
Beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Cirebon, punya beberapa pecinan. Namun, di Kota Bandung ternyata tidak ada kawasan pecinan.

"Suatu wilayah bisa dikatakan kampung pecinan secara spesifik jika ada bangunan asli, penduduk yang mayoritas, dan tempat ibadah asli keturunan Tionghoa seperti vihara. Namun di Bandung, tidak ada wilayah yang bisa dikatakan kampung pecinan," ungkap Story Teller Cerita Bandung Femis Aryani saat sedang memandu kegiatan walking tour Sabtu (21/5/2022).

Tidak ada satu wilayah pecinan yang spesifik. Sehingga, peserta harus mengitari beberapa rute jalanan. Ia menceritakan secara detail bagaimana pecinan bisa terbentuk hingga akhirnya menyebar.

"Pertama adanya faktor politik. Pemerintah Hindia Belanda mewajibkan penduduk yang berasal dari wilayah yang sama untuk dikelompokkan pada wilayah tertentu. Di Bandung, penduduk keturunan Eropa tinggal di wilayah Bandung Utara, pribumi di Bandung Selatan, sementara keturunan Asia Timur di sekitar Alun-Alun dan Bandung Barat," cerita Ci Fei, sapaan akrabnya.

Faktor lainnya tentu saja faktor sosial. Datang merantau dari daerah jauh, tentu akan merasa tenang dan aman jika berada di satu kawasan dengan teman-teman yang dikenal atau dari daerah sama. Dari situlah terbentuk Chinese Camp di Bandung.

"Bandung adalah kota yang masih muda jika dibandingkan Surabaya dan Jakarta. Sehingga Chinese Camp yang terbentuk pun tak sekental kota lainnya. Belum terbangun pecinan secara spesifik, sudah ada peraturan baru lagi yang membolehkan Tionghoa untuk tinggal di luar wilayah camp," terang perempuan yang sudah belasan tahun menggeluti dunia pariwisata itu.

Artikel ini sudah tayang di detikJabar, baca selengkapnya di sini.



Simak Video "Sandiaga Uno Sebut Pecinan Glodok Punya Storynomics Tourism"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)

Kenapa Bandung Tidak Ada Kawasan Pecinan? | Bang Naga | on 7:53:25pm Senin 4 Juli 2022 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kenapa Bandung Tidak Ada Kawasan Pecinan?
Description: Beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Cirebon, punya beberapa pecinan. Namun, di Kota Bandung ternyata tidak ada kawasan pecinan.
Alamat: https://travel.sumutkota.com/domestic-destination/d-6090219/kenapa-bandung-tidak-ada-kawasan-pecinan.html
Artikel Terkait

Thailand Ogah Tebar Diskon Wisata, Bidik Turis Berkantong Tebal


Senin, 04 Jul 2022 19:35 WIB

Sandiaga Uno Buka Suara soal Rencana Tarif Pulau Komodo Rp 3,75 Juta


Senin, 04 Jul 2022 19:08 WIB

Puncak-Lembang Macet Parah, Sandiaga Beri Solusi Jangka Panjang dan Pendek


Senin, 04 Jul 2022 19:06 WIB

Gojek-Yayasan Bina Wisata Kembangkan Kawasan Wisata Ubud


Senin, 04 Jul 2022 18:40 WIB

Mulai 2 Agustus, Thai Lion Air Bakal Terbangi Rute Bangkok-Bali


Senin, 04 Jul 2022 18:14 WIB

Ajaran Sesat di Garut Tawarkan Masuk Surga Bayar Rp 25 Ribu


Senin, 04 Jul 2022 17:45 WIB

Jelajah Kota Kuno Ephesus, Jejak Kejayaan Yunani di Tanah Turki


Senin, 04 Jul 2022 17:01 WIB

Pengamen Pukul Wisatawan Pakai Batu, Pemkot Jogja Cari Pelaku


Senin, 04 Jul 2022 16:38 WIB

Blue Bird Buka Suara Soal Penumpang Dibawa Muter-muter Sopir di Soetta


Senin, 04 Jul 2022 16:06 WIB

Viral Kisah Ngeri Wisatawan Dipukul Batu Pengamen di Jogja


Senin, 04 Jul 2022 15:40 WIB

Tiba-tiba Batal Terbang, Satu Pesawat Kesal Gagal Liburan ke Bali


Senin, 04 Jul 2022 15:24 WIB

Potret Desa Wisata Tertinggi di Pulau Jawa


Senin, 04 Jul 2022 14:41 WIB

Libur Idul Adha di Negara Muslim Berapa Lama Ya? Ada yang Sampai 9 Hari!


Senin, 04 Jul 2022 14:16 WIB

Ada Kastil Megah di Lembang, Bisa Menyala Pula


Senin, 04 Jul 2022 13:46 WIB

Penutupan Tebet Eco Park Diperpanjang Tapi Bisa untuk Joging


Senin, 04 Jul 2022 13:13 WIB

Kisah Wisatawan Terjebak Macet Berjam-jam di Lembang dan Puncak


Senin, 04 Jul 2022 12:53 WIB

Penumpang Sesalkan Ulah Driver Blue Bird Bandara Soetta: Membahayakan


Senin, 04 Jul 2022 12:19 WIB

Mengenal Desa Sembungan, Desa Tertinggi di Pulau Jawa


Senin, 04 Jul 2022 11:49 WIB

Sandiaga Sering Kunker ke Daerah, Apa Tujuannya?


Senin, 04 Jul 2022 11:15 WIB

2 Wisatawan Terseret Ombak Saat Foto-foto di Pantai Drini


Senin, 04 Jul 2022 10:47 WIB

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Viral Penumpang Ngamuk Diputar-putar Taksi Blue Bird di Bandara Soetta
  • Sandiaga Uno Buka Suara soal Rencana Tarif Pulau Komodo Rp 3,75 Juta
  • Ketakutan Jepang yang Jadi Nyata, Daftar Hotel Khusus Bercinta
  • Puncak-Lembang Macet Parah, Sandiaga Beri Solusi Jangka Panjang dan Pendek
  • Gojek-Yayasan Bina Wisata Kembangkan Kawasan Wisata Ubud
  • Mulai 2 Agustus, Thai Lion Air Bakal Terbangi Rute Bangkok-Bali
  • Ajaran Sesat di Garut Tawarkan Masuk Surga Bayar Rp 25 Ribu
  • Jelajah Kota Kuno Ephesus, Jejak Kejayaan Yunani di Tanah Turki
  • Pengamen Pukul Wisatawan Pakai Batu, Pemkot Jogja Cari Pelaku

  • Terpopuler

  • Blue Bird Buka Suara Soal Penumpang Dibawa Muter-muter Sopir di Soetta
  • Puncak-Lembang Macet Parah, Sandiaga Beri Solusi Jangka Panjang dan Pendek
  • Tiba-tiba Batal Terbang, Satu Pesawat Kesal Gagal Liburan ke Bali
  • Ajaran Sesat di Garut Tawarkan Masuk Surga Bayar Rp 25 Ribu
  • Viral Kisah Ngeri Wisatawan Dipukul Batu Pengamen di Jogja
  • Pengamen Pukul Wisatawan Pakai Batu, Pemkot Jogja Cari Pelaku
  • Potret Desa Wisata Tertinggi di Pulau Jawa
  • Jelajah Kota Kuno Ephesus, Jejak Kejayaan Yunani di Tanah Turki
  • Mulai 2 Agustus, Thai Lion Air Bakal Terbangi Rute Bangkok-Bali
  • Gojek-Yayasan Bina Wisata Kembangkan Kawasan Wisata Ubud
  • Kisah Wisatawan Terjebak Macet Berjam-jam di Lembang dan Puncak
  • Penumpang Sesalkan Ulah Driver Blue Bird Bandara Soetta: Membahayakan
  • Viral Penumpang Ngamuk Diputar-putar Taksi Blue Bird di Bandara Soetta
  • Libur Idul Adha di Negara Muslim Berapa Lama Ya? Ada yang Sampai 9 Hari!
  • Mengenal Desa Sembungan, Desa Tertinggi di Pulau Jawa
  • Ketakutan Jepang yang Jadi Nyata, Daftar Hotel Khusus Bercinta
  • Ada Kastil Megah di Lembang, Bisa Menyala Pula
  • Penutupan Tebet Eco Park Diperpanjang Tapi Bisa untuk Joging
  • 2 Wisatawan Terseret Ombak Saat Foto-foto di Pantai Drini
  • Sandiaga Sering Kunker ke Daerah, Apa Tujuannya?
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2022 travel.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds