Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Deretan Striker Hebat yang Pernah Dilahirkan Jateng dan DIY: Tembus Timnas Sebagai Bukti | OJK buka kemungkinan perpanjangan kebijakan restrukturisasi kredit | Satgas Covid-19 Sampaikan 3 Poin Penting Dari Pembelajaran Selama Masa PPKM | Intip Foto Lawas Nana Mirdad, Cantik Sedari Kecil dan Cute Abis | Ketua Satgas Jelaskan Tiga Tugas Utama Posko PPKM Mikro | HUT Kabupaten Tasikmalaya, Wagub Jabar Tekankan Inovasi dan Kolaborasi | Polri Pastikan Video Rusuh Demonstran di Jakarta Tolak PPKM Hari Ini Hoaks | Zenius sebut Pembelajaran Adaptif Terbukti Lebih Efektif Latih Pemahaman Siswa | Satu Tahun Restrukturisasi, Pertamina Lebih Lean dan Agile | Jabar Matangkan Bansos Provinsi untuk Warga Terdampak PPKM | RUPSLB BRI Setujui Right Issue 28 Miliar Lembar Saham | Gubernur Jatim Minta Maaf Jika Penanganan COVID-19 Belum Memuaskan | Bupati Jember Sumbangkan Gajinya untuk Bantu Warga Terdampak Pandemi | Marco Motta, Brwa Nouri, dan Parade Serdadu Impor Gaek di Liga 1 | Kapolri Sebar Ribuan Bansos untuk Warga Terdampak PPKM Darurat di Bandung |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Polisi Usut Kasus Penganiayaan dan Perusakan Terkait Bentrok Ojol dan Debt Collector

Oleh : Rista Simbolon (Via Merdeka ) | Diterbitkan 3 Minggu yang lalu | Short link: https://travel.sumutkota.com/link/8473198

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Merdeka.com - Anggota Polsek Sawah Besar memeriksa sejumlah saksi terkait bentrok driver ojek online (ojol) dengan debt collector atau penagih utang. Bentrokan yang melibatkan puluhan pengemudi ojol tersebut terjadi di Jalan Raya Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (6/7).

"Kita sudah tangani dan Satreskrim Polres Jakpus sudah menangani. Jadi ada dua perkara yang ditangani terkait pengrusakan dan penganiayaan. Penganiayaan itu maksudnya ada yang terpukul, dia (korban) melaporkan," kata Kapolsek Sawah Besar, Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom, Rabu (7/7).

Menurut dia, pihak Ojol maupun debt collector sama-sama tak salah dalam bentrok tersebut. Kasus itu saat ini masih didalami polisi.

"Jadi dari pihak ojol menganggap bahwa dari pihak Mata Elang melakukan penarikan namun ternyata terjadi salah paham lah intinya seperti itu. Tapi kita juga mengimbau kepada dua belah pihak terhadap kejadian kemarin tidak ada aksi-aksi gaya premanisme atau aksi-aksi main hakim sendiri," kata dia.

"LP-nya sudah dibuat di Polsek Sawah Besar, yang kasus penganiayaan juga sudah dilakukan visum terus yang pengrusakan juga kita sedang menganalisa video-video yang ada di TKP, awal mula kejadian itu sedang kita dalami nanti kita sampaikan," tandasnya.

Sebelumnya sebuah video viral di media sosial adanya keributan atau perseteruan yang terjadi antara pengemudi ojek online (ojol) dengan debt collector pada Selasa (6/7). Dalam akun Instagram @jktinfo, kejadian tersebut terjadi di wilayah Mangga Besar, Jakarta Pusat.

"Selasa (6/7) Keributan antara driver ojol dengan mata elang di wilayah Mangga Besar Jakpus pada sore hari ini," tulis akun tersebut, Selasa (6/7).

Kejadian itu pun dibenarkan oleh Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom. Ia menyebut, jika kejadian tersebut terjadi pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB.

"Terkait perkara video tersebut memang betul ada kejadian antara ojol dan pihak ketiga finance pada pukul 17.00 WIB, tapi berhasil kita pukul mundur dari Polsek Sawah Besar dan Polres Jakarta Pusat bertindak cepat," kata Maulana saat dihubungi, Selasa (6/7).

Peristiwa itu pun dapat dibubarkan oleh aparat kepolisian sejam setelah kejadian itu terjadi. Petugas pun meminta kepada kedua belah pihak apabila ada yang merasa menjadi korban untuk segera membuat laporan polisi.

"Kita sudah bubarkan massa pada pukul 18.00 WIB massa kembali ke tempat masing masing dengan tertib dengan damai, tadi kita juga sampaikan kedua belah pihak agar kedua belah pihak apabila ada korban silakan membuat laporan di Polsek Sawah Besar akan kita tangani dengan profesional," ujarnya.

Saat ini, kejadian tersebut sedang ditangani oleh pihaknya dengan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kejadian tersebut. Lalu, untuk kondisi di lokasi kejadian sendiri disebutnya sudah kembali kondusif.

"Untuk permasalahan ini sedang kita dalami ada beberapa saksi-saksi sudah kita amankan di bawa ke Polsek Sawah Besar, sedang kita dalami terkait kejadian tersebut, siapa berbuat apa permasalahannya yang pasti situasi sudah kondusif. Kita sudah melakukan upaya upaya represif supaya massa bisa berangsur-angsur kembali ke tempat masing-masing," tutupnya.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com [gil]



Polisi Usut Kasus Penganiayaan dan Perusakan Terkait Bentrok Ojol dan Debt Collector | Bang Naga | on 4:44:46am Minggu 1 Agustus 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Polisi Usut Kasus Penganiayaan dan Perusakan Terkait Bentrok Ojol dan Debt Collector
Description: Polisi Usut Kasus Penganiayaan dan Perusakan Terkait Bentrok Ojol dan Debt Collector
Alamat: https://travel.sumutkota.com/news/8473198/polisi-usut-kasus-penganiayaan-dan-perusakan-terkait-bentrok-ojol-dan-debt-collector.html
Artikel Terkait











                            RUPSLB BRI Setujui Right Issue 28 Miliar Lembar Saham

RUPSLB BRI Setujui Right Issue 28 Miliar Lembar Saham


Sumutkota.com ... Read More →





Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Umroh Sudah Bisa, tapi Siapkan Uang Minimal Rp 50 Juta
  • Foto: Ramai-ramai Gowes Sepeda Rayakan HUT RI di San Fransisco
  • Lion Air Beri Promo Gratis Bagasi 20 Kg, Ini Syaratnya
  • Kas Minus, Lahan Wisata Gunung Kuniran Dilego!
  • Lihat Lagi Riset dari NASA soal Jakarta Bakal Tenggelam yang Diungkit Joe Biden
  • Seram! Lagi Asyik Duduk-duduk di Pantai, Remaja Diseret Buaya
  • Foto Wapa di Ume Sidemen Bali, Hotel Tercantik ke-6 Sedunia
  • Ke Bioskop hingga Masuk Museum di Italia Wajib Bawa Kartu Bebas Covid-19
  • Perlintasan Kereta Cimindi Ikut Ramai Dibicarakan Saat Anthony Tanding

  • Terpopuler

  • Sedang Ngelatih Surfing, Instruktur Digigit Hiu dan Terluka Parah
  • Foto Wapa di Ume Sidemen Bali, Hotel Tercantik ke-6 Sedunia
  • Lion Air Beri Promo Gratis Bagasi 20 Kg, Ini Syaratnya
  • Foto: Ramai-ramai Gowes Sepeda Rayakan HUT RI di San Fransisco
  • Seram! Lagi Asyik Duduk-duduk di Pantai, Remaja Diseret Buaya
  • Kas Minus, Lahan Wisata Gunung Kuniran Dilego!
  • Perlintasan Kereta Cimindi Ikut Ramai Dibicarakan Saat Anthony Tanding
  • Anies Longgarkan Kegiatan Masyarakat, Syaratnya Sertifikat Vaksin Covid-19
  • Gemes Banget, Lihatlah Harimau dan 2 Anaknya di Belantara Leuser Ini
  • Ke Bioskop hingga Masuk Museum di Italia Wajib Bawa Kartu Bebas Covid-19
  • PKL Malioboro Terbelah, Bendera Putih Tanda Dompet Darurat Ditolak
  • 10 Hotel Tercantik Sedunia Versi Tripadvisor, Nomor 6 dari Indonesia
  • Mengenal Karambit, Senjata Minangkabau dalam Atraksi Stray Kids
  • Phuket Tutup Pintu untuk Wisatawan Domestik, tapi Buka buat Turis Asing
  • Jangan Lagi Lakukan Ini Saat Nanti Naik Pesawat, Ya
  • Aduh, Sepinya Tahu Susu Lembang Gegara PPKM Level 4
  • Cara Jepang Hidupkan Olimpiade 2020 Tokyo di Stasiun
  • Nominasi Situs Warisan Dunia 2020 dan 2021, Ada 33 Destinasi
  • Qatar Airways dan Keamanan yang Tak Tertandingi
  • Langka! Inilah Shaun The Sheep di Dunia Nyata
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 travel.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds