Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Deretan Striker Hebat yang Pernah Dilahirkan Jateng dan DIY: Tembus Timnas Sebagai Bukti | OJK buka kemungkinan perpanjangan kebijakan restrukturisasi kredit | Satgas Covid-19 Sampaikan 3 Poin Penting Dari Pembelajaran Selama Masa PPKM | Intip Foto Lawas Nana Mirdad, Cantik Sedari Kecil dan Cute Abis | Ketua Satgas Jelaskan Tiga Tugas Utama Posko PPKM Mikro | HUT Kabupaten Tasikmalaya, Wagub Jabar Tekankan Inovasi dan Kolaborasi | Polri Pastikan Video Rusuh Demonstran di Jakarta Tolak PPKM Hari Ini Hoaks | Zenius sebut Pembelajaran Adaptif Terbukti Lebih Efektif Latih Pemahaman Siswa | Satu Tahun Restrukturisasi, Pertamina Lebih Lean dan Agile | Jabar Matangkan Bansos Provinsi untuk Warga Terdampak PPKM | RUPSLB BRI Setujui Right Issue 28 Miliar Lembar Saham | Gubernur Jatim Minta Maaf Jika Penanganan COVID-19 Belum Memuaskan | Bupati Jember Sumbangkan Gajinya untuk Bantu Warga Terdampak Pandemi | Marco Motta, Brwa Nouri, dan Parade Serdadu Impor Gaek di Liga 1 | Kapolri Sebar Ribuan Bansos untuk Warga Terdampak PPKM Darurat di Bandung |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Polisi Bongkar Pabrik Produksi 1,5 Juta Obat Terlarang di Lembang

Oleh : Rista Simbolon (Via Merdeka ) | Diterbitkan 3 Minggu yang lalu | Short link: https://travel.sumutkota.com/link/8484426

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Merdeka.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Barat membongkar pabrik di Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, yang memproduksi 1,5 juta butir obat terlarang berlogo LL dan Y yang siap diedarkan.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan penemuan pabrik rumahan di Lembang itu berawal dari adanya pengungkapan di Tasikmalaya yang memproduksi obat terlarang serupa.

"Dari situ (Tasikmalaya) kita menangkap lima orang berinisial SYM (pemilik pabrik di Tasikmalaya), AS (kurir), AB, IS, dan S (peracik). Dari pengungkapan di Tasikmalaya didapatkan barang bukti sekitar 300 butir obat," kata Erdi di lokasi pengungkapan, dilansir Antara, Jumat (9/7).

Erdi menjelaskan dari pengungkapan di Tasikmalaya itu kemudian penyidik melakukan penyelidikan dan menemukan pasangan suami istri berinisial MAT dan CS yang merupakan pemasok bahan baku. Dari pemeriksaan suami istri itu, kata dia, akhirnya polisi menemukan bahwa ada pabrik rumahan lain yang menerima pasokan bahan baku, yakni di Lembang.

Lokasi pabrik di Lembang berada di tengah permukiman warga. Menurut Erdi, warga sekitar tidak mengetahui adanya aktivitas terlarang di bangunan itu.

"Jadi di sini kita temukan kembali pabrik rumahan. Dari tempat ini kita amankan seorang pelaku berinisial SS," kata Erdi.

Di tempat tersebut polisi menemukan beragam barang bukti mulai dari 1,5 juta butir obat keras berlogo LL dan y, dua mesin cetak tablet, oven, mesin mixer, dan puluhan karung berisi tepung bahan baku.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Barat Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat mengatakan obat-obatan tersebut didistribusikan ke daerah Jawa Timur hingga ke Pulau Sulawesi, dan Pulau Kalimantan.

"Jadi obat-obatan itu tidak dijual di sekitar Jawa Barat saja," kata Rudy.

Menurut Rudy, obat tersebut dijual dengan harga Rp10 ribu per butir. Dengan penemuan sebanyak 1,5 juta butir, maka jaringan pabrik ini memiliki omzet hingga Rp1,5 miliar.

"Jadi bahan bakunya itu mengandung Trihexphenidyl, bahan aktifnya itu, jadi bisa menimbulkan halusinasi tingkat tinggi," kata dia.

Obat-obatan tersebut, menurut Rudy, masuk ke dalam obat golongan G yang berpotensi disalahgunakan untuk mendapatkan sensasi seperti mengonsumsi narkoba.

"Menurut pengakuan SS pabrik di Lembang sudah beroperasi sejak empat bulan lalu," kata dia.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 197 dan Pasal 196 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Produksi atau Mengedarkan Sediaan Farmasi yang Tidak Memiliki Izin Edar dan Tidak Memenuhi Standar Keamanan, Khasiat, atau Kemanfaatan. Para tersangka terancam hukuman paling lama 15 tahun penjara dan denda mulai dari Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar. [eko]



Polisi Bongkar Pabrik Produksi 1,5 Juta Obat Terlarang di Lembang | Bang Naga | on 5:33:24am Minggu 1 Agustus 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Polisi Bongkar Pabrik Produksi 1,5 Juta Obat Terlarang di Lembang
Description: Polisi Bongkar Pabrik Produksi 1,5 Juta Obat Terlarang di Lembang
Alamat: https://travel.sumutkota.com/news/8484426/polisi-bongkar-pabrik-produksi-1-5-juta-obat-terlarang-di-lembang.html
Artikel Terkait















Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Umroh Sudah Bisa, tapi Siapkan Uang Minimal Rp 50 Juta
  • Sedang Ngelatih Surfing, Instruktur Digigit Hiu dan Terluka Parah
  • Foto: Ramai-ramai Gowes Sepeda Rayakan HUT RI di San Fransisco
  • Lion Air Beri Promo Gratis Bagasi 20 Kg, Ini Syaratnya
  • Lihat Lagi Riset dari NASA soal Jakarta Bakal Tenggelam yang Diungkit Joe Biden
  • Kas Minus, Lahan Wisata Gunung Kuniran Dilego!
  • Seram! Lagi Asyik Duduk-duduk di Pantai, Remaja Diseret Buaya
  • Foto Wapa di Ume Sidemen Bali, Hotel Tercantik ke-6 Sedunia
  • Ke Bioskop hingga Masuk Museum di Italia Wajib Bawa Kartu Bebas Covid-19

  • Terpopuler

  • Sedang Ngelatih Surfing, Instruktur Digigit Hiu dan Terluka Parah
  • Foto Wapa di Ume Sidemen Bali, Hotel Tercantik ke-6 Sedunia
  • Lion Air Beri Promo Gratis Bagasi 20 Kg, Ini Syaratnya
  • Foto: Ramai-ramai Gowes Sepeda Rayakan HUT RI di San Fransisco
  • Seram! Lagi Asyik Duduk-duduk di Pantai, Remaja Diseret Buaya
  • Kas Minus, Lahan Wisata Gunung Kuniran Dilego!
  • Perlintasan Kereta Cimindi Ikut Ramai Dibicarakan Saat Anthony Tanding
  • Anies Longgarkan Kegiatan Masyarakat, Syaratnya Sertifikat Vaksin Covid-19
  • Gemes Banget, Lihatlah Harimau dan 2 Anaknya di Belantara Leuser Ini
  • Ke Bioskop hingga Masuk Museum di Italia Wajib Bawa Kartu Bebas Covid-19
  • PKL Malioboro Terbelah, Bendera Putih Tanda Dompet Darurat Ditolak
  • 10 Hotel Tercantik Sedunia Versi Tripadvisor, Nomor 6 dari Indonesia
  • Mengenal Karambit, Senjata Minangkabau dalam Atraksi Stray Kids
  • Phuket Tutup Pintu untuk Wisatawan Domestik, tapi Buka buat Turis Asing
  • Jangan Lagi Lakukan Ini Saat Nanti Naik Pesawat, Ya
  • Aduh, Sepinya Tahu Susu Lembang Gegara PPKM Level 4
  • Cara Jepang Hidupkan Olimpiade 2020 Tokyo di Stasiun
  • Nominasi Situs Warisan Dunia 2020 dan 2021, Ada 33 Destinasi
  • Qatar Airways dan Keamanan yang Tak Tertandingi
  • Langka! Inilah Shaun The Sheep di Dunia Nyata
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 travel.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds