Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Deretan Striker Hebat yang Pernah Dilahirkan Jateng dan DIY: Tembus Timnas Sebagai Bukti | OJK buka kemungkinan perpanjangan kebijakan restrukturisasi kredit | Satgas Covid-19 Sampaikan 3 Poin Penting Dari Pembelajaran Selama Masa PPKM | Intip Foto Lawas Nana Mirdad, Cantik Sedari Kecil dan Cute Abis | Ketua Satgas Jelaskan Tiga Tugas Utama Posko PPKM Mikro | HUT Kabupaten Tasikmalaya, Wagub Jabar Tekankan Inovasi dan Kolaborasi | Polri Pastikan Video Rusuh Demonstran di Jakarta Tolak PPKM Hari Ini Hoaks | Zenius sebut Pembelajaran Adaptif Terbukti Lebih Efektif Latih Pemahaman Siswa | Satu Tahun Restrukturisasi, Pertamina Lebih Lean dan Agile | Jabar Matangkan Bansos Provinsi untuk Warga Terdampak PPKM | RUPSLB BRI Setujui Right Issue 28 Miliar Lembar Saham | Gubernur Jatim Minta Maaf Jika Penanganan COVID-19 Belum Memuaskan | Bupati Jember Sumbangkan Gajinya untuk Bantu Warga Terdampak Pandemi | Marco Motta, Brwa Nouri, dan Parade Serdadu Impor Gaek di Liga 1 | Kapolri Sebar Ribuan Bansos untuk Warga Terdampak PPKM Darurat di Bandung |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

BOR Turun, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Terus Kurangi Mobilitas

Oleh : Rista Simbolon (Via TintaHijau ) | Diterbitkan 3 Minggu yang lalu | Short link: https://travel.sumutkota.com/link/8487257

Bagikan Ke : Facebook Twitter


BANDUNG, TINTAHIJAU.COM- Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian rumah sakit rujukan COVID-19 di Jawa Barat (Jabar) menurun sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diterapkan pada 3 Juli 2021.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar per Jumat (9/7/2021), BOR rumah sakit rujukan COVID-19 di Jabar sebesar 87,87 persen. Sedangkan BOR rumah sakit sebelum PPKM Darurat atau pada Jumat (2/7/2021) mencapai 90,91 persen.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, penurunan BOR tidak lepas dari upaya semua pihak, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, rumah sakit, TNI, Polri, sampai masyarakat, dalam memperkuat fasyankes selama PPKM Darurat.

"Ini ikhitar semua pihak. Karena tujuan PPKM Darurat itu menurunkan BOR rumah sakit dan kasus COVID-19," kata Emil --saapan Ridwan Kamil-- usai meninjau Pos Penyekatan PPKM Darurat bersama Kapolda Jabar, Pangdam III/Siliwangi, dan Kajati Jabar, di Tol Pasteur, Kota Bandung, Sabtu (10/7/2021).


BERITA LAINNYA




Emil menuturkan, salah satu faktor penyebab turunnya BOR rumah sakit adalah ketaatan masyarakat untuk mengurangi mobilitas. Sejak PPKM Darurat diterapkan, mobilitas masyarakat kini turun mendekati angka 30 persen. Ia berharap mobilitas masyarakat terus berkurang selama PPKM Darurat.

"Ini dampak dari ketaatan warga mengurangi mobilitas yang kini sudah turun mendekati 30 persen walaupun masih naik-turun, fluktuatif," ucapnya. "Mudah-mudahan dengan turunnya mobilitas dapat menurunkan juga potensi penularan virus COVID-19 varian delta," imbuhnya.

Menurut Emil, penurunan mobilitas masyarakat dapat terlihat dari lengangnya kondisi lalu lintas di Tol Pasteur dan sejumlah jalan arteri di Kota Bandung. "Biasanya Sabtu-Minggu macet sekarang lengang, artinya kesadaran jauh lebih baik di hari kelima sampai kedelapan PPKM Darurat," ucapnya.

Emil mengatakan, saat ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar terus berupaya memenuhi kebutuhan oksigen untuk pasien COVID-19 di rumah sakit dan memastikan obat-obatan untuk pasien yang isolasi mandiri (isoman). "Kita juga terus fokus mengurusi oksigen dan pengiriman obat gratis untuk memastikan yang isoman bisa tertolong," katanya.


Di tempat terpisah, Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Jabar memaparkan strategi Jabar dalam menekan BOR rumah sakit selama PPKM Darurat diberlakukan.

Pertama, Pemda Provinsi Jabar intens menguatkan ruang isolasi terpusat di tingkat desa atau kelurahan dan pusat isolasi nonrumah sakit. Ruang dan pusat isolasi tersebut diprioritaskan bagi pasien COVID-19 tanpa gejala sampai gejala sedang yang tidak memungkinkan isoman.

"Kami juga terus memperkuat Pusat Pemulihan bagi pasien COVID-19 yang akan sembuh setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Dengan begitu,  pasien COVID-19 bergejala berat sampai kritis bisa mendapatkan penanganan di rumah sakit," kata Daud.


REKOMENDASI



Daud pun menuturkan, saat ini, Pemda Provinsi Jabar sedang berupaya mendukung manajemen perawatan pasien COVID-19 yang menjalani isoman. Salah satunya dengan meluncurkan fitur Isoman di portal Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar).

Fitur Isoman sendiri diluncurkan untuk memudahkan masyarakat Jabar yang menjalani isoman dalam mengakses layanan telekonsultasi serta pengajuan paket obat dan multivitamin.

"Teraktual, Pemda Provinsi Jabar meminta rumah sakit rujukan untuk meningkatkan tempat tidur bagi pasien COVID-19, dari 40 persen menjadi 60 persen dari total kapasitas. Langkah-langkah tersebut diambil untuk menekan BOR rumah sakit rujukan COVID-19," ucapnya


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



BOR Turun, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Terus Kurangi Mobilitas | Bang Naga | on 5:51:50am Minggu 1 Agustus 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: BOR Turun, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Terus Kurangi Mobilitas
Description: BOR Turun, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Terus Kurangi Mobilitas
Alamat: https://travel.sumutkota.com/news/8487257/bor-turun--ridwan-kamil-minta-masyarakat-terus-kurangi-mobilitas.html
Artikel Terkait











                            RUPSLB BRI Setujui Right Issue 28 Miliar Lembar Saham

RUPSLB BRI Setujui Right Issue 28 Miliar Lembar Saham


Sumutkota.com ... Read More →





Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Umroh Sudah Bisa, tapi Siapkan Uang Minimal Rp 50 Juta
  • Jadi Tuan Rumah Olimpiade, Ini 10 Tempat Wisata Asyik di Tokyo
  • Sedang Ngelatih Surfing, Instruktur Digigit Hiu dan Terluka Parah
  • Foto: Ramai-ramai Gowes Sepeda Rayakan HUT RI di San Fransisco
  • Lihat Lagi Riset dari NASA soal Jakarta Bakal Tenggelam yang Diungkit Joe Biden
  • Lion Air Beri Promo Gratis Bagasi 20 Kg, Ini Syaratnya
  • Kas Minus, Lahan Wisata Gunung Kuniran Dilego!
  • Seram! Lagi Asyik Duduk-duduk di Pantai, Remaja Diseret Buaya
  • Foto Wapa di Ume Sidemen Bali, Hotel Tercantik ke-6 Sedunia

  • Terpopuler

  • Jadi Tuan Rumah Olimpiade, Ini 10 Tempat Wisata Asyik di Tokyo
  • Sedang Ngelatih Surfing, Instruktur Digigit Hiu dan Terluka Parah
  • Foto Wapa di Ume Sidemen Bali, Hotel Tercantik ke-6 Sedunia
  • Lion Air Beri Promo Gratis Bagasi 20 Kg, Ini Syaratnya
  • Foto: Ramai-ramai Gowes Sepeda Rayakan HUT RI di San Fransisco
  • Seram! Lagi Asyik Duduk-duduk di Pantai, Remaja Diseret Buaya
  • Kas Minus, Lahan Wisata Gunung Kuniran Dilego!
  • Perlintasan Kereta Cimindi Ikut Ramai Dibicarakan Saat Anthony Tanding
  • Anies Longgarkan Kegiatan Masyarakat, Syaratnya Sertifikat Vaksin Covid-19
  • Gemes Banget, Lihatlah Harimau dan 2 Anaknya di Belantara Leuser Ini
  • Ke Bioskop hingga Masuk Museum di Italia Wajib Bawa Kartu Bebas Covid-19
  • PKL Malioboro Terbelah, Bendera Putih Tanda Dompet Darurat Ditolak
  • 10 Hotel Tercantik Sedunia Versi Tripadvisor, Nomor 6 dari Indonesia
  • Mengenal Karambit, Senjata Minangkabau dalam Atraksi Stray Kids
  • Phuket Tutup Pintu untuk Wisatawan Domestik, tapi Buka buat Turis Asing
  • Jangan Lagi Lakukan Ini Saat Nanti Naik Pesawat, Ya
  • Aduh, Sepinya Tahu Susu Lembang Gegara PPKM Level 4
  • Cara Jepang Hidupkan Olimpiade 2020 Tokyo di Stasiun
  • Nominasi Situs Warisan Dunia 2020 dan 2021, Ada 33 Destinasi
  • Qatar Airways dan Keamanan yang Tak Tertandingi
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 travel.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds