Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Sekjen PBB Serukan Pemusnahan Senjata Nuklir | 4 Langkah Awal Memulai Perencanaan Keuangan di Usia 30, Investasi Tak Kenal Terlambat | Mengenal 14 Jenis Potongan Daging Sapi untuk Berbagai Jenis Masakan | Resep Comro atau Combro Pedas, Olahan Singkong Isi Oncom khas Sunda yang Gurih | 5 Olahan Cumi Khas Rumahan yang Bisa Jadi Obat Rindu Kampung Halaman | Penjelasan Polisi Soal Aksi Bagi Masker dengan Bawa Senjata di Wadas Purworejo | 7 Rekomendasi Serum Vitamin C Korea yang Ampuh Cerahkan Wajah, Bye Kulit Kusam! | Penelitian: Sahabat tapi Menikah Cenderung Punya Rumah Tangga Bahagia | Kata Penelitian, Batas antara Benci dan Cinta memang Tipis | Suka Squid Game? Ini 10 Tontonan Bertema Survival Game Mematikan Sejenis Buatmu | White Noise yang Ternyata Dapat Meningkatkan Kualitas Tidur, Apa Saja? | 5 Kue Jadul yang Masih Jadi Favorit Para Foodies di Tanah Air | Menaker Luncurkan Program Pemagangan di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas | 7 Pohon Terbesar di Dunia Berdasar Volume Batang | Sering Dikira Kuliner Lokal, Ternyata Semur adalah Warisan Kuliner Belanda |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Ketua Satgas Jelaskan Tiga Tugas Utama Posko PPKM Mikro

Oleh : Rista Simbolon (Via Republika ) | Diterbitkan 2 Bulan yang Lalu | Short link: https://travel.sumutkota.com/link/8537898

Bagikan Ke : Facebook Twitter


REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN, YOGYAKARTA - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito menegaskan bahwa Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di daerah setidaknya memiliki tiga tugas utama. Hal itu disampaikan Ganip melalui arahannya saat meninjau pelaksanaan PPKM Mikro di Kelurahan Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (27/7).

Adapun tugas yang pertama menurut Ganip adalah bagaimana agar masyarakat dapat teredukasi dan memiliki pemahaman untuk dapat melaksanakan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Dalam hal ini, penerapan disiplin protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19 menjadi penting. Sebab, perantara atau pembawa virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 adalah manusia dan tidak ada seorang pun yang kebal terhadap Covid-19."Pertama harus bisa mengedukasi tentang protokol kesehatan kepada masyarakat," jelas Ganip.

"Karena virus ini pembawanya adalah manusia. Oleh karena itu manusia ini yang harus dibentengi terlebih dahulu," tambahnya.

Ganip juga meminta kepada seluruh unsur yang bertugas dalam Posko PPKM Mikro di daerah agar terus mengingatkan dan mengedukasi masyarakat. Dia tidak ingin kemudian peringatan tentang protokol kesehatan hanya sekedar pemberitahuan tanpa ada monitoring dan evaluasi lebih lanjut."Tolong ini terus diingatkan. Untuk mengingatkan ini juga bukan hanya sekedar woro-woro," tegas Ganip.

Kemudian tugas yang kedua adalah bagaimana agar masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 dengan kondisi tanpa gejala atau OTG bersedia menjalani isolasi mandiri di tempat isolasi terpusat yang disediakan Satgas Penanganan Covid-19 di daerah.

Dalam hal ini, Ganip menjelaskan bahwa pasien OTG sangat berpotensi menularkan Covid-19 kepada anggota keluarga apabila menjalani isolasi mandiri di rumah. Sehingga kondisi tersebut kemudian menjadi salah satu penyebab tingginya angka penularan Covid-19.

Oleh sebab itu, Ganip menyarankan agar pasien OTG dapat melakukan isolasi di tempat yang sudah tersedia dengan harapan agar kesehatan pasien lebih terjamin dan angka penularan dari klaster keluarga dapat ditekan.

"Ini yang membuat perkembangan virus ini makin banyak karena menyebar di antara keluarga dan komunitas. Supaya tidak terjadi seperti itu, maka yang sakit harus dipisahkan dari yang sehat, harus diisolasi," jelas Ganip.

Adapun Ganip menyarankan, apabila memang harus memilih untuk isolasi mandiri di rumah, maka harus ada beberapa syarat ketentuan dan kriteria yang memadai serta harus diterapkan selama isolasi sesuai aturan dari Kementerian Kesehatan RI. Sebab, kalau salah satu syarat tersebut dilanggar, maka potensi penularan antar keluarga sangat mungkin terjadi.

"Untuk isolasi mandiri, rumahnya harus memenuhi syarat. Kalau tidak ya nanti tetap menulari lagi ke sanak familinya ke tetangganya," kata Ganip.

Berikutnya, tugas dan peran Posko PPKM Mikro yang ketiga adalah dapat mendukung pelaksanaan program vaksinasi agar kekebalan kelompok atau herd immunity dapat tercapai.

Melalui program vaksinasi, maka seseorang akan memiliki kekebalan tubuh yang dapat melindungi diri dari risiko terburuk Covid-19.

"Yang ketiga, membantu program pemerintah nanti di dalam vaksinasi. Paling tidak untuk pendataan, pengerahan personel, sosialisasi masyarakat untuk menuju ke sentra-sentra vaksin, ataupun nanti ada serbuan vaksin dari TNI/Polri, ada lagi konsep metode door to door vaksin, banyak sekali," ujar Ganip.

Dari ketiga poin tugas tersebut, Ganip sangat berharap agar kemudian pelaksanaan PPKM Mikro sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di sektor hulu dapat berhasil sesuai harapan, sehingga tidak ada lagi penanganan pasien di rumah sakit maupun tempat-tempat isolasi.

"Konsep penanganan Covid-19 adalah harus mencegah dari hulunya. Artinya dari RT, RW dari desanya. Dari perorangan, komunitas, RT, RW, desa sampai ke atas," jelas Ganip.

"Tidak perlu ke Rumah Sakit rujukan kalau penataan di hulunya bagus. Ini bisa sangat mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di suatu wilayah," katanya.

 



Ketua Satgas Jelaskan Tiga Tugas Utama Posko PPKM Mikro | Bang Naga | on 2:41:03am Selasa 28 September 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Ketua Satgas Jelaskan Tiga Tugas Utama Posko PPKM Mikro
Description: Ketua Satgas Jelaskan Tiga Tugas Utama Posko PPKM Mikro
Alamat: https://travel.sumutkota.com/news/8537898/ketua-satgas-jelaskan-tiga-tugas-utama-posko-ppkm-mikro.html
Artikel Terkait

                            Sekjen PBB Serukan Pemusnahan Senjata Nuklir

Sekjen PBB Serukan Pemusnahan Senjata Nuklir


Sumutkota.com ... Read More →









                            Kata Penelitian, Batas antara Benci dan Cinta memang Tipis

Kata Penelitian, Batas antara Benci dan Cinta memang Tipis


Sumutkota.com 1 ... Read More →






                            7 Pohon Terbesar di Dunia Berdasar Volume Batang

7 Pohon Terbesar di Dunia Berdasar Volume Batang


Sumutkota.com ... Read More →


Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Pabangbon di Bogor, Asyik Banget Nih buat Foto-Foto
  • Dasar Sumur Neraka Yaman, Ternyata Begini Isinya
  • Upaya Thailand Lindungi Ayutthaya Warisan Budaya UNESCO dari Banjir
  • Mau Ketawa tapi Dosa, Kakek Ini Diserang Beruang Malah Nanya Siapa Kamu!
  • Foto: Pantai Kuta Bali Hidup Lagi, Ramai Diserbu Wisatawan
  • Bukan Bangunan Termegah, Ini Kontes Bangunan Terjelek di China
  • Pelaku Wisata Siap Sambut Turis Mancanegara ke Pulau Dewata
  • Bangkit Perlahan, Tingkat Kunjungan Wisatawan di Majalengka Mulai Naik
  • Bali Terapkan Ganjil Genap, Sandiaga: Antisipasi Travel Madness

  • Terpopuler

  • Dasar Sumur Neraka Yaman, Ternyata Begini Isinya
  • Gegara Penyu, Bandara Narita Jepang Tutup 12 Menit
  • Mau Ketawa tapi Dosa, Kakek Ini Diserang Beruang Malah Nanya Siapa Kamu!
  • Vanuatu Serang RI Soal Papua, Rakyatnya Menyembah Pangeran Inggris
  • Foto: Pantai Kuta Bali Hidup Lagi, Ramai Diserbu Wisatawan
  • Bukan Bangunan Termegah, Ini Kontes Bangunan Terjelek di China
  • Bali Terapkan Ganjil Genap, Sandiaga: Antisipasi Travel Madness
  • Demi Jokowi, Lampu Taman di Malioboro Dihidupkan Lagi
  • Bangkit Perlahan, Tingkat Kunjungan Wisatawan di Majalengka Mulai Naik
  • Catat! Keluar-Masuk Sabang Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin Mulai 4 Oktober
  • Pelaku Wisata Siap Sambut Turis Mancanegara ke Pulau Dewata
  • PHRI Keberatan CHSE Dikomersialkan, Ini Respons Sandiaga
  • 5 Poin Keberatan PHRI Atas Wacana Diwajibkannya Sertifikasi CHSE
  • Akses ke Obwis Ditutup, Eh Lewat Jalan Tikus dari Google Maps
  • Gaya Liburan Putin, Memancing dan Mendaki Gunung di Siberia
  • PHRI Sebut Sertifikasi CHSE Gimmick, Tak Bantu Naikkan Jumlah Pengunjung
  • 7,4 Persen Golongan Warna Hitam PeduliLindungi Masuk ke Tempat Wisata
  • Ini Rekomendasi Tempat Ngopi Santai di Bandung
  • Kala Perempuan Indonesia Tampil Cantik dengan Tengkuluk
  • PHRI: Check-list Hotel Berbintang Sudah Sama dengan CHSE
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 travel.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds