Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Sederet Acara Menarik di Dream Day 2021 yang Bisa Diikuti | Berdampak Mulia ke Petani, Maudy Ayunda Investasi di Startup Segari | Polisi Militer Lanud Soewondo Gerebek Lokasi Judi di Medan | Fakta Unik Bingka, Kue Legit Khas Banjar yang Lezatnya Bikin Ketagihan | Kementan: Stok Pupuk Subsidi untuk Petani Subang Mencukupi | Program Intervensi Kemnaker Fokus Kurangi Kemiskinan Ekstrem di NTT | Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman | Dorong Pertumbuhan Pertashop, Menteri BUMN Apresiasi UMKM dan BUMDes | Dorong Pariwisata Pulau Komodo, BRI Peduli Berikan Dukungan Lewat Infrastruktur | Tunjukkan Kecintaan pada Batik Kesayanganmu Melalui Challenge #MudaBanggaBerbatik | BEKS, Suguhan Warung Rakyat Kaya Protein dengan Cita Rasa Madura | Tak Terima Ibu Dicela, Petani di Deli Serdang Bacok Teman hingga Tewas | Ganti Gaya Rambut, Ini Potret Terbaru Shandy Aulia Dipuji Makin Cantik Bak Remaja | Anak Bangsa Sehat dengan Bahan Pangan Lokal, Impian Nova Widiastuti Rintis Mekar Jaya | Visualnya Menggoda, Kare Kepiting Telur Bisa Kembalikan Nafsu Makan yang Sempat Sirna |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

7 Pohon Terbesar di Dunia Berdasar Volume Batang

Oleh : Rista Simbolon (Via Merdeka ) | Diterbitkan 3 Minggu yang lalu | Short link: https://travel.sumutkota.com/link/9046843

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Merdeka.com - Mungkin Anda sudah pernah mendengar tentang General Sherman Tree, tumbuhan giant sequoia yang tercatat sebagai pohon terbesar di dunia. Ada banyak ukuran untuk menentukan pohon terbesar di dunia. General Sherman diukur dari volume batangnya. Ada juga yang diukur berdasarkan luas tanah yang ditempati akarnya atau luas cakupan batang sekundernya.

Berikut ini adalah deretan pohon terbesar di dunia yang diukur berdasarkan volume batangnya.

7. Queets Spruce

Pohon yang diberi nama Queets Spruce adalah spesies tanaman Sitka spruce (Picea sitchensis) yang tumbuh subur di Olympic National Park, Amerika Serikat. Dilansir Outdoor Project, tanaman ini memiliki volume batang mencapai 337 meter kubik.

Queets Spruce tumbuh di lereng Pegunungan Olympic bagian barat yang disebut sebagai daerah paling basah di Amerika Serikat. Lokasi tumbuh di dekat bantaran Sungai Queets dan pertemuan Sungai Sams menjadikannya senantiasa subur. Karena itulah, pohon ini juga merajai spesiesnya dengan tinggi mencapai 75,59 meter.

6. Red Creek Fir

© Creative Commons/Jorijnsmit

Selanjutnya ada pohon coast douglas-fir (Pseudotsuga menziesii) yang diberi nama Red Creek Fir. Letaknya di San Juan Valley, Vancouver Island, British Columbia, Kanada. Tanaman itu memiliki volume batang 349 meter kubik, menjadikannya pohon douglas fir terbesar di dunia.

Sampai saat ini, Red Creek Fir belum mendapatkan perlindungan resmi dari pemerintah. Sejumlah proposal untuk menyematkan status 'dilindungi' pada pohon itu telah dilakukan, namun belum ada yang dikabulkan.

5. Two Towers

Dilansir Monumental Trees, Two Towers adalah pohon mountain ash (Eucalyptus regnans) dengan volume batang 358 meter kubik yang dimiliki Tasmania, Australia. Lokasi tepatnya adalah Styx, Styx Valley.

Dilaporkan National Register of Big Trees, tingginya sekitar 77 meter. Pohon ini ditanam sekitar tahun 1721—1821. Jadi, usianya sekitar 300—400 tahun.

4. Cheewhat Giant

© Ancient Forest Alliance

Lalu ada juga pohon Cheewhat Giant, raksasa dari spesies Western red cedar (Thuja plicata) kepunyaan Pacific Rim National Park Reserve, Vancouver Island, British Columbia, Kanada. Pohon ini juga dikenal dengan nama Cheewhat Lake Cedar.

Cheewhat Giant pertama kali ditemukan pada 1988. Namanya diambil dari Danau Cheewhat yang ada di dekatnya. Ia juga tercatat sebagai Western redcedar terbesar yang masih hidup setelah Quinault Lake Cedar mati di 2016.

3. Tāne Mahuta

© Pixabay/Manubird

Pohon terbesar ketiga di dunia adalah Tāne Mahuta. Ini adalah spesies pohon kauri (Agathis australis) yang berada di Hutan Waipoua, Northland, Selandia Baru. Volume batang pohon ini mencapai 516 meter kubik.

Tāne Mahuta juga dikenal sebagai God of the Forest atau Dewa Hutan, sebab namanya memang terinspirasi dari dewa hutan dan unggas suku Maori. Usia pohon ini diperkirakan mencapai 1250—2500 tahun. Lebih istimewa lagi, pohon ini adalah sisa hutan hujan subtropis purba yang pernah tumbuh di Semenanjung Auckland Utara.

2. Grogan's Fault

© ShareTheExperience.org

Ia dikenal dengan nama Grogan's Fault, Spartan, atau Juggernaut. Lokasinya berada di Redwood National Park, Amerika Serikat. Inilah pohon coast redwood (Sequoia sempervirens) dengan volume terbesar yang pernah ditemukan.

Grogan's Fault juga bergelar pohon terbesar kedua di Jedediah Smith Redwoods State Park berdasarkan ukuran batang tunggal. Ukurannya hanya bisa dikalahkan oleh The General Sherman Tree.

1. The General Sherman Tree

© Creative Commons/m01229

General Sherman Tree adalah tumbuhan giant sequoia (Sequoiadendron giganteum) yang tercatat sebagai pohon terbesar di dunia berdasar volume yang masih hidup hingga saat ini. Pohon ini memiliki diameter batang 11 meter, tinggi 83,8 meter, dan volume 1487 meter kubik.

Pohon ini tumbuh menjulang di Giant Forest of Sequoia National Park in Tulare County, California, Amerika Serikat. Sang Jendral Sherman tak hanya berukuran raksasa. Ia juga termasuk salah satu pohon tertua di dunia dengan usia sekitar 2300-2700 tahun. [tsr]



7 Pohon Terbesar di Dunia Berdasar Volume Batang | Bang Naga | on 11:42:34pm Selasa 19 Oktober 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: 7 Pohon Terbesar di Dunia Berdasar Volume Batang
Description: 7 Pohon Terbesar di Dunia Berdasar Volume Batang
Alamat: https://travel.sumutkota.com/news/9046843/7-pohon-terbesar-di-dunia-berdasar-volume-batang.html
Artikel Terkait















Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Aarhus, Kota di Denmark Tempat Jonatan Christie dkk Menangi Piala Thomas
  • Foto: Wajah Cantik dan Modern Kota Jayapura Dilihat dari Ketinggian
  • Agar Candi Borobudur Berumur Panjang, Wisatawan Didorong ke Desa Wisata
  • Mulai 26 Oktober, Beli Tiket Kereta Api Wajib Pakai NIK atau Paspor
  • Kebun Raya Indrokilo Boyolali Sudah Buka, tapi Ingat Sabtu-Minggu Tutup!
  • Syarat Penerbangan Jawa-Bali Terbaru: Harus PCR Walau Sudah Vaksin
  • Klaten Wajibkan Wisatawan Luar Kota Dicatat Identitasnya, Kenapa?
  • Tragis! Harimau Sumatera Mati Terjerat
  • Intip Ritual Penyucian Hewan Kurban di Bali

  • Terpopuler

  • Syarat Penerbangan Jawa-Bali Terbaru: Harus PCR Walau Sudah Vaksin
  • Jembatan Gantung Terpanjang Dunia Bakal Ada di Bogor
  • Foto: Wajah Cantik dan Modern Kota Jayapura Dilihat dari Ketinggian
  • Tragis! Harimau Sumatera Mati Terjerat
  • Pedang Prajurit Perang Salib Ketemu di Laut, Umurnya 900 Tahun, Indah dan Langka
  • Agar Candi Borobudur Berumur Panjang, Wisatawan Didorong ke Desa Wisata
  • Kebun Raya Indrokilo Boyolali Sudah Buka, tapi Ingat Sabtu-Minggu Tutup!
  • Klaten Wajibkan Wisatawan Luar Kota Dicatat Identitasnya, Kenapa?
  • Tes Rapid Antigen Garuda Indonesia Mulai Rp 45 Ribuan, PCR Rp 295 Ribu
  • Intip Ritual Penyucian Hewan Kurban di Bali
  • Menengok Suasana Trans Studio Mini di Solo Usai PPKM Level 2
  • Dear Traveler, Beli Tiket KA Jarak Jauh Wajib Gunakan NIK
  • Festival Penis di Jepang, Jangan Ngelamun Jorok Dulu, Ini Festival Sakral
  • Saat Menteri Sandiaga jadi Rojali di Aceh, Beli Peci hingga Dodol
  • Jakarta PPKM Level 2, Anak-anak di Bawah 12 Tahun Bisa Liburan
  • Jokowi Minta Pembukaan Penerbangan Internasional Dievaluasi Rutin
  • Alhamdulillah...Destinasi Wisata di Magelang Dibuka Kembali
  • Potret 5 Wisata Asyik di Tangerang Selatan
  • Daftar Daerah PPKM Level 2 Terbaru di Jawa Bali dan Luar Jawa Bali
  • Hore, Semua Objek Wisata di Bandung Barat Diizinkan Buka
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 travel.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds