Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Sederet Acara Menarik di Dream Day 2021 yang Bisa Diikuti | Berdampak Mulia ke Petani, Maudy Ayunda Investasi di Startup Segari | Polisi Militer Lanud Soewondo Gerebek Lokasi Judi di Medan | Fakta Unik Bingka, Kue Legit Khas Banjar yang Lezatnya Bikin Ketagihan | Kementan: Stok Pupuk Subsidi untuk Petani Subang Mencukupi | Program Intervensi Kemnaker Fokus Kurangi Kemiskinan Ekstrem di NTT | Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman | Dorong Pertumbuhan Pertashop, Menteri BUMN Apresiasi UMKM dan BUMDes | Dorong Pariwisata Pulau Komodo, BRI Peduli Berikan Dukungan Lewat Infrastruktur | Tunjukkan Kecintaan pada Batik Kesayanganmu Melalui Challenge #MudaBanggaBerbatik | BEKS, Suguhan Warung Rakyat Kaya Protein dengan Cita Rasa Madura | Tak Terima Ibu Dicela, Petani di Deli Serdang Bacok Teman hingga Tewas | Ganti Gaya Rambut, Ini Potret Terbaru Shandy Aulia Dipuji Makin Cantik Bak Remaja | Anak Bangsa Sehat dengan Bahan Pangan Lokal, Impian Nova Widiastuti Rintis Mekar Jaya | Visualnya Menggoda, Kare Kepiting Telur Bisa Kembalikan Nafsu Makan yang Sempat Sirna |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

PHRI Sebut Sertifikasi CHSE Gimmick, Tak Bantu Naikkan Jumlah Pengunjung

Oleh : Admin | on 10:54:33pm Selasa 19 Oktober 2021

PHRI Sebut Sertifikasi CHSE Gimmick, Tak Bantu Naikkan Jumlah Pengunjung
Jakarta -

Sertifikasi CHSE (Clean, Health, Safety and Environment) jadi jurus Pemerintah untuk mengembalikan kepercayaan wisatawan. Namun, kerap disebut gimmick.

Di tengah kondisi pandemi, Pemerintah melalui Kemenparekraf mempopulerkan istilah CHSE untuk para pelaku wisata hotel dan restoran. Tujuan awalnya adalah memastikan kalau pelaku pariwisata menerapkan standar kebersihan, sekaligus meyakinkan wisatawan untuk berwisata lagi.

Hanya sebagai sektor yang paling terdampak, pelaku perhotelan mengaku merasa dirugikan. Pasalnya hingga saat ini, banyak pengelola hotel dan restoran yang masih 'babak belur' karena sepi pengunjung.

Hal itu diperburuk dengan wacana Pemerintah yang ingin mewajibkan sertifikasi CHSE bagi pelaku perhotelan dan restoran. Apalagi jika nantinya akan dilakukan mandiri.

"Bahwa memang biaya-biaya ini tak pernah muncul ke permukaan, proses mendapatkan sertifikasi CHSE yang pertama walau telah dibiayai sertifikasinya gratis, tapi dalam proses mendapatkan itu semua kita harus melengkapi fasilitas-fasilitas itu yang berbiaya," ujar perwakilan BPD PHRI DKI Jakarta, Priyanto dalam sebuah acara diskusi daring, Senin (27/9/2021).

Menurut pihak PHRI, biaya yang menyertai penerapan sertifikasi bisa mencapai Rp 10-15 juta. Biaya itu mencakup perihal pengadaan wastafel, hand sanitizer, signage COVID-19 dan lainnya.

Pihak pengelola hotel pun harus menanggung biaya yang tak sedikit, sementara kondisi okupansi hotel disebut masih berada di antara 10-30% saja.

"Inilah biaya-biaya yang tak terlihat, tapi memberatkan kita semua pelaku usaha. Kita berharap jangan sampai kita jadi objek usaha-usaha lain yang modal checklist stempel. Dalam konteks kita harus membayar ke pihak ketiga, jadi beban usaha kita sebagai negative sum games," tambah Priyanto.

Selain menambah biaya, Ketua BPD (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) PHRI Jakarta Sutrisno Iwantono juga menyebut kalau sertifikasi CHSE tak banyak berdampak.

"Dampaknya tak signifikan karena masih bersifat gimmick 'I Do Care.' Memang dampak peningkatan pada tamu masih belum nyata, jadi hampir sama saja laporan dari teman-teman di DKI Jakarta dan daerah," pungkas Sutrisno.

Dalam pelaksanaannya, Sutrisno ingin agar semua pihak dapat bersinergi di tengah pandemi. Bukan hanya untuk kepentingan kolektif.

"Kalau (sertifikasi CHSE) diwajibkan untuk hotel non bintang ya nggak bisa lah, nggak ada izin tutup mereka. Itu penting, tapi di situasi yang nggak pas diterapkan sekarang dan jangan negative sum games. Itu ada pihak yang dapat keuntungan komersil dan ada pihak yang menanggung," tutupnya.



Simak Video "Perjuangan Pengelola Hotel di Anyer Hadapi Pandemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)

PHRI Sebut Sertifikasi CHSE Gimmick, Tak Bantu Naikkan Jumlah Pengunjung | Bang Naga | on 10:54:33pm Selasa 19 Oktober 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: PHRI Sebut Sertifikasi CHSE Gimmick, Tak Bantu Naikkan Jumlah Pengunjung
Description: Sertifikasi CHSE (Clean, Health, Safety and Environment) jadi jurus Pemerintah untuk mengembalikan kepercayaan wisatawan. Namun, kerap disebut gimmick.
Alamat: https://travel.sumutkota.com/travel-news/d-5742292/phri-sebut-sertifikasi-chse-gimmick-tak-bantu-naikkan-jumlah-pengunjung.html
Artikel Terkait

Foto: Wajah Cantik dan Modern Kota Jayapura Dilihat dari Ketinggian


Selasa, 19 Okt 2021 22:34 WIB

Agar Candi Borobudur Berumur Panjang, Wisatawan Didorong ke Desa Wisata


Selasa, 19 Okt 2021 22:11 WIB

Mulai 26 Oktober, Beli Tiket Kereta Api Wajib Pakai NIK atau Paspor


Selasa, 19 Okt 2021 21:47 WIB

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Sudah Buka, tapi Ingat Sabtu-Minggu Tutup!


Selasa, 19 Okt 2021 21:35 WIB

Syarat Penerbangan Jawa-Bali Terbaru: Harus PCR Walau Sudah Vaksin


Selasa, 19 Okt 2021 21:05 WIB

Klaten Wajibkan Wisatawan Luar Kota Dicatat Identitasnya, Kenapa?


Selasa, 19 Okt 2021 20:50 WIB

Tragis! Harimau Sumatera Mati Terjerat


Selasa, 19 Okt 2021 20:09 WIB

Intip Ritual Penyucian Hewan Kurban di Bali


Selasa, 19 Okt 2021 20:00 WIB

Menengok Suasana Trans Studio Mini di Solo Usai PPKM Level 2


Selasa, 19 Okt 2021 19:45 WIB

Tes Rapid Antigen Garuda Indonesia Mulai Rp 45 Ribuan, PCR Rp 295 Ribu


Selasa, 19 Okt 2021 19:05 WIB

Saat Menteri Sandiaga jadi Rojali di Aceh, Beli Peci hingga Dodol


Selasa, 19 Okt 2021 18:40 WIB

Pedang Prajurit Perang Salib Ketemu di Laut, Umurnya 900 Tahun, Indah dan Langka


Selasa, 19 Okt 2021 18:02 WIB

Dear Traveler, Beli Tiket KA Jarak Jauh Wajib Gunakan NIK


Selasa, 19 Okt 2021 17:45 WIB

Jokowi Minta Pembukaan Penerbangan Internasional Dievaluasi Rutin


Selasa, 19 Okt 2021 17:03 WIB

Alhamdulillah...Destinasi Wisata di Magelang Dibuka Kembali


Selasa, 19 Okt 2021 16:45 WIB

Jakarta PPKM Level 2, Anak-anak di Bawah 12 Tahun Bisa Liburan


Selasa, 19 Okt 2021 16:11 WIB

Daftar Daerah PPKM Level 2 Terbaru di Jawa Bali dan Luar Jawa Bali


Selasa, 19 Okt 2021 15:45 WIB

Potret 5 Wisata Asyik di Tangerang Selatan


Selasa, 19 Okt 2021 15:12 WIB

COVID Lagi Meningkat, AS Imbau Warganya Hindari Perjalanan ke Singapura


Selasa, 19 Okt 2021 15:02 WIB

Susah Sinyal, Wisata di Bantul Buka dengan Terapkan Kartu Vaksin


Selasa, 19 Okt 2021 14:45 WIB

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Aarhus, Kota di Denmark Tempat Jonatan Christie dkk Menangi Piala Thomas
  • Agar Candi Borobudur Berumur Panjang, Wisatawan Didorong ke Desa Wisata
  • Mulai 26 Oktober, Beli Tiket Kereta Api Wajib Pakai NIK atau Paspor
  • Kebun Raya Indrokilo Boyolali Sudah Buka, tapi Ingat Sabtu-Minggu Tutup!
  • Syarat Penerbangan Jawa-Bali Terbaru: Harus PCR Walau Sudah Vaksin
  • Klaten Wajibkan Wisatawan Luar Kota Dicatat Identitasnya, Kenapa?
  • Tragis! Harimau Sumatera Mati Terjerat
  • Intip Ritual Penyucian Hewan Kurban di Bali
  • Menengok Suasana Trans Studio Mini di Solo Usai PPKM Level 2

  • Terpopuler

  • Syarat Penerbangan Jawa-Bali Terbaru: Harus PCR Walau Sudah Vaksin
  • Pedang Prajurit Perang Salib Ketemu di Laut, Umurnya 900 Tahun, Indah dan Langka
  • Tragis! Harimau Sumatera Mati Terjerat
  • Agar Candi Borobudur Berumur Panjang, Wisatawan Didorong ke Desa Wisata
  • Kebun Raya Indrokilo Boyolali Sudah Buka, tapi Ingat Sabtu-Minggu Tutup!
  • Klaten Wajibkan Wisatawan Luar Kota Dicatat Identitasnya, Kenapa?
  • Tes Rapid Antigen Garuda Indonesia Mulai Rp 45 Ribuan, PCR Rp 295 Ribu
  • Intip Ritual Penyucian Hewan Kurban di Bali
  • Menengok Suasana Trans Studio Mini di Solo Usai PPKM Level 2
  • Dear Traveler, Beli Tiket KA Jarak Jauh Wajib Gunakan NIK
  • Festival Penis di Jepang, Jangan Ngelamun Jorok Dulu, Ini Festival Sakral
  • Saat Menteri Sandiaga jadi Rojali di Aceh, Beli Peci hingga Dodol
  • Jakarta PPKM Level 2, Anak-anak di Bawah 12 Tahun Bisa Liburan
  • Jokowi Minta Pembukaan Penerbangan Internasional Dievaluasi Rutin
  • Alhamdulillah...Destinasi Wisata di Magelang Dibuka Kembali
  • Potret 5 Wisata Asyik di Tangerang Selatan
  • Daftar Daerah PPKM Level 2 Terbaru di Jawa Bali dan Luar Jawa Bali
  • Hore, Semua Objek Wisata di Bandung Barat Diizinkan Buka
  • COVID Lagi Meningkat, AS Imbau Warganya Hindari Perjalanan ke Singapura
  • Susah Sinyal, Wisata di Bantul Buka dengan Terapkan Kartu Vaksin
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 travel.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds