Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Sederet Acara Menarik di Dream Day 2021 yang Bisa Diikuti | Berdampak Mulia ke Petani, Maudy Ayunda Investasi di Startup Segari | Polisi Militer Lanud Soewondo Gerebek Lokasi Judi di Medan | Fakta Unik Bingka, Kue Legit Khas Banjar yang Lezatnya Bikin Ketagihan | Kementan: Stok Pupuk Subsidi untuk Petani Subang Mencukupi | Program Intervensi Kemnaker Fokus Kurangi Kemiskinan Ekstrem di NTT | Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman | Dorong Pertumbuhan Pertashop, Menteri BUMN Apresiasi UMKM dan BUMDes | Dorong Pariwisata Pulau Komodo, BRI Peduli Berikan Dukungan Lewat Infrastruktur | Tunjukkan Kecintaan pada Batik Kesayanganmu Melalui Challenge #MudaBanggaBerbatik | BEKS, Suguhan Warung Rakyat Kaya Protein dengan Cita Rasa Madura | Tak Terima Ibu Dicela, Petani di Deli Serdang Bacok Teman hingga Tewas | Ganti Gaya Rambut, Ini Potret Terbaru Shandy Aulia Dipuji Makin Cantik Bak Remaja | Anak Bangsa Sehat dengan Bahan Pangan Lokal, Impian Nova Widiastuti Rintis Mekar Jaya | Visualnya Menggoda, Kare Kepiting Telur Bisa Kembalikan Nafsu Makan yang Sempat Sirna |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

5 Poin Keberatan PHRI Atas Wacana Diwajibkannya Sertifikasi CHSE

Oleh : Admin | on 11:00:39pm Selasa 19 Oktober 2021

5 Poin Keberatan PHRI Atas Wacana Diwajibkannya Sertifikasi CHSE
Jakarta -

Menanggapi wacana bakal diwajibkannya sertifikat Clean, Health, Safety and Environment atau CHSE, pihak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyampaikan sejumlah keberatannya.

Dalam sebuah diskusi daring yang digelar Senin (27/9/2021), Ketua BPD PHRI Jakarta Sutrisno Iwantono menyatakan keberatannya akan kewajiban sertifikat CHSE. Mewakili segenap pelaku industri hotel dan restoran, ia menuangkan sejumlah keberatannya.

1. Sejak kemunculan dan penerapannya CHSE ini belum memberikan dampak signifikan terhadap usaha Hotel dan Restoran, hal tersebut hanya bersifat sebagai "marketing gimmick" dengan labeling "I do Care". Namun sejatinya praktik Clean, Health, Safety, Environment sudah menjadi best practice hotel dan juga sudah termasuk dalam penerapan standar laik sehat, food safety management system dan OHSA.

2. Protokol Kesehatan yang diterapkan pada sektor Hotel dan Restoran telah dilaksanakan dengan baik, bahkan Hotel dan Restoran adalah sektor yang paling siap dalam mengimplementasikan prokes tersebut.

3. CHSE ini digadang-gadang akan diterapkan pada seluruh industri pariwisata termasuk Desa Wisata dan lain-lain, apabila akan didorong menjadi sertifikasi mandiri dengan mekanisme Online Single Submission (OSS) berapa banyak kapitalisasi dana yang akan terhimpun dari program yang kurang bermanfaat ini dan tentunya akan sangat membebani pengusaha. (Saat ini masih gratis dan berlaku selama satu tahun).

4. Sebagai gambaran umum, dengan jumlah hotel bintang dan non bintang saat ini yang menurut data BPS terdapat 29.243 maka apabila biaya sertifikasi ditetapkan Rp 10 juta saja maka akan terkumpul Rp 292 miliar lebih per tahunnya. Sedangkan jumlah restoran di seluruh Indonesia menurut (Euromonitor International, 2019; Yuningsih, 2021), adalah 118.069 jika biaya diasumsikan Rp 8 juta saja per unit maka akan terjadi pengeluaran sebesar lebih dari 944 miliar yang sangat memberatkan. Ini termasuk negative sum game, transfer economic value dari hotel dan restoran kepada pelaku usaha lain pelaksana sertifikasi CHSE. PHRI menganggap ini adalah bentuk ketidakadilan.

5. Saat ini sudah terlalu banyak sertifikasi-sertifikasi yang diterapkan seperti sertifikasi usaha, sertifikasi laik sehat, sertifikasi profesi, sertifikasi K3 dan lain-lain yang semuanya tentu membawa konsekuensi biaya.

Ketua BPD (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) PHRI JakartaKetua BPD (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) PHRI Jakarta (dok screenshoot)

"Untuk itu kami berkesimpulan bahwa sertifikasi CHSE tidak layak untuk dijadikan kewajiban setiap tahun dengan biaya yang berat apalagi dimasukkan dalam OSS, akan sangat memberatkan dan tidak berdampak peningkatan ekonomi bagi wisata khususnya hotel dan restoran. Apalagi OSS saat ini sangat rumit jauh dari sempurna sehingga banyak menimbulkan masalah baru bagi kegiatan bisnis," ujar Sutrisno.

Lebih lanjut, Sutrisno menyatakan kalau kebijakan itu bersifat kontra produktif dengan kondisi terkini. Pasalnya, sertifikat CHSE bukanlah hal mendesak yang dibutuhkan pelaku hotel dan restoran dewasa ini.

"Sehingga mewajibkan sertifikasi CHSE ini justru bertentangan dengan upaya recovery bisnis pariwisata yang telah terdampak paling buruk dari sektor ekonomi lainnya," tutup Sutrisno.

Selanjutnya: Kata Menparekraf Sandiaga

Selanjutnya
Halaman
1 2


5 Poin Keberatan PHRI Atas Wacana Diwajibkannya Sertifikasi CHSE | Bang Naga | on 11:00:39pm Selasa 19 Oktober 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: 5 Poin Keberatan PHRI Atas Wacana Diwajibkannya Sertifikasi CHSE
Description: Menanggapi wacana bakal diwajibkannya sertifikat (Clean, Health, Safety and Environment) CHSE, pihak PHRI menyampaikan sejumlah keberatannya.
Alamat: https://travel.sumutkota.com/travel-news/d-5742601/5-poin-keberatan-phri-atas-wacana-diwajibkannya-sertifikasi-chse.html
Artikel Terkait

Foto: Wajah Cantik dan Modern Kota Jayapura Dilihat dari Ketinggian


Selasa, 19 Okt 2021 22:34 WIB

Agar Candi Borobudur Berumur Panjang, Wisatawan Didorong ke Desa Wisata


Selasa, 19 Okt 2021 22:11 WIB

Mulai 26 Oktober, Beli Tiket Kereta Api Wajib Pakai NIK atau Paspor


Selasa, 19 Okt 2021 21:47 WIB

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Sudah Buka, tapi Ingat Sabtu-Minggu Tutup!


Selasa, 19 Okt 2021 21:35 WIB

Syarat Penerbangan Jawa-Bali Terbaru: Harus PCR Walau Sudah Vaksin


Selasa, 19 Okt 2021 21:05 WIB

Klaten Wajibkan Wisatawan Luar Kota Dicatat Identitasnya, Kenapa?


Selasa, 19 Okt 2021 20:50 WIB

Tragis! Harimau Sumatera Mati Terjerat


Selasa, 19 Okt 2021 20:09 WIB

Intip Ritual Penyucian Hewan Kurban di Bali


Selasa, 19 Okt 2021 20:00 WIB

Menengok Suasana Trans Studio Mini di Solo Usai PPKM Level 2


Selasa, 19 Okt 2021 19:45 WIB

Tes Rapid Antigen Garuda Indonesia Mulai Rp 45 Ribuan, PCR Rp 295 Ribu


Selasa, 19 Okt 2021 19:05 WIB

Saat Menteri Sandiaga jadi Rojali di Aceh, Beli Peci hingga Dodol


Selasa, 19 Okt 2021 18:40 WIB

Pedang Prajurit Perang Salib Ketemu di Laut, Umurnya 900 Tahun, Indah dan Langka


Selasa, 19 Okt 2021 18:02 WIB

Dear Traveler, Beli Tiket KA Jarak Jauh Wajib Gunakan NIK


Selasa, 19 Okt 2021 17:45 WIB

Jokowi Minta Pembukaan Penerbangan Internasional Dievaluasi Rutin


Selasa, 19 Okt 2021 17:03 WIB

Alhamdulillah...Destinasi Wisata di Magelang Dibuka Kembali


Selasa, 19 Okt 2021 16:45 WIB

Jakarta PPKM Level 2, Anak-anak di Bawah 12 Tahun Bisa Liburan


Selasa, 19 Okt 2021 16:11 WIB

Daftar Daerah PPKM Level 2 Terbaru di Jawa Bali dan Luar Jawa Bali


Selasa, 19 Okt 2021 15:45 WIB

Potret 5 Wisata Asyik di Tangerang Selatan


Selasa, 19 Okt 2021 15:12 WIB

COVID Lagi Meningkat, AS Imbau Warganya Hindari Perjalanan ke Singapura


Selasa, 19 Okt 2021 15:02 WIB

Susah Sinyal, Wisata di Bantul Buka dengan Terapkan Kartu Vaksin


Selasa, 19 Okt 2021 14:45 WIB

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Aarhus, Kota di Denmark Tempat Jonatan Christie dkk Menangi Piala Thomas
  • Agar Candi Borobudur Berumur Panjang, Wisatawan Didorong ke Desa Wisata
  • Mulai 26 Oktober, Beli Tiket Kereta Api Wajib Pakai NIK atau Paspor
  • Kebun Raya Indrokilo Boyolali Sudah Buka, tapi Ingat Sabtu-Minggu Tutup!
  • Syarat Penerbangan Jawa-Bali Terbaru: Harus PCR Walau Sudah Vaksin
  • Klaten Wajibkan Wisatawan Luar Kota Dicatat Identitasnya, Kenapa?
  • Tragis! Harimau Sumatera Mati Terjerat
  • Intip Ritual Penyucian Hewan Kurban di Bali
  • Menengok Suasana Trans Studio Mini di Solo Usai PPKM Level 2

  • Terpopuler

  • Syarat Penerbangan Jawa-Bali Terbaru: Harus PCR Walau Sudah Vaksin
  • Foto: Wajah Cantik dan Modern Kota Jayapura Dilihat dari Ketinggian
  • Pedang Prajurit Perang Salib Ketemu di Laut, Umurnya 900 Tahun, Indah dan Langka
  • Agar Candi Borobudur Berumur Panjang, Wisatawan Didorong ke Desa Wisata
  • Tragis! Harimau Sumatera Mati Terjerat
  • Kebun Raya Indrokilo Boyolali Sudah Buka, tapi Ingat Sabtu-Minggu Tutup!
  • Klaten Wajibkan Wisatawan Luar Kota Dicatat Identitasnya, Kenapa?
  • Tes Rapid Antigen Garuda Indonesia Mulai Rp 45 Ribuan, PCR Rp 295 Ribu
  • Intip Ritual Penyucian Hewan Kurban di Bali
  • Menengok Suasana Trans Studio Mini di Solo Usai PPKM Level 2
  • Dear Traveler, Beli Tiket KA Jarak Jauh Wajib Gunakan NIK
  • Festival Penis di Jepang, Jangan Ngelamun Jorok Dulu, Ini Festival Sakral
  • Saat Menteri Sandiaga jadi Rojali di Aceh, Beli Peci hingga Dodol
  • Jakarta PPKM Level 2, Anak-anak di Bawah 12 Tahun Bisa Liburan
  • Jokowi Minta Pembukaan Penerbangan Internasional Dievaluasi Rutin
  • Alhamdulillah...Destinasi Wisata di Magelang Dibuka Kembali
  • Potret 5 Wisata Asyik di Tangerang Selatan
  • Daftar Daerah PPKM Level 2 Terbaru di Jawa Bali dan Luar Jawa Bali
  • Hore, Semua Objek Wisata di Bandung Barat Diizinkan Buka
  • COVID Lagi Meningkat, AS Imbau Warganya Hindari Perjalanan ke Singapura
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 travel.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds