Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Sederet Acara Menarik di Dream Day 2021 yang Bisa Diikuti | Berdampak Mulia ke Petani, Maudy Ayunda Investasi di Startup Segari | Polisi Militer Lanud Soewondo Gerebek Lokasi Judi di Medan | Fakta Unik Bingka, Kue Legit Khas Banjar yang Lezatnya Bikin Ketagihan | Kementan: Stok Pupuk Subsidi untuk Petani Subang Mencukupi | Program Intervensi Kemnaker Fokus Kurangi Kemiskinan Ekstrem di NTT | Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman | Dorong Pertumbuhan Pertashop, Menteri BUMN Apresiasi UMKM dan BUMDes | Dorong Pariwisata Pulau Komodo, BRI Peduli Berikan Dukungan Lewat Infrastruktur | Tunjukkan Kecintaan pada Batik Kesayanganmu Melalui Challenge #MudaBanggaBerbatik | BEKS, Suguhan Warung Rakyat Kaya Protein dengan Cita Rasa Madura | Tak Terima Ibu Dicela, Petani di Deli Serdang Bacok Teman hingga Tewas | Ganti Gaya Rambut, Ini Potret Terbaru Shandy Aulia Dipuji Makin Cantik Bak Remaja | Anak Bangsa Sehat dengan Bahan Pangan Lokal, Impian Nova Widiastuti Rintis Mekar Jaya | Visualnya Menggoda, Kare Kepiting Telur Bisa Kembalikan Nafsu Makan yang Sempat Sirna |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Bali Terapkan Ganjil Genap, Sandiaga: Antisipasi Travel Madness

Oleh : Admin | on 10:39:14pm Selasa 19 Oktober 2021

Bali Terapkan Ganjil Genap, Sandiaga: Antisipasi Travel Madness
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno merespons positif pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil-genap (Gage) di jalur objek wisata Bali. Itu sebagai langkah antisipasi kerumunan di tempat wisata.

Pelonggaran PPKM diiringi dengan uji coba buka tempat wisata. Syarat perjalanan ke Jawa dan Bali juga dilonggarkan.

Situasi itu diprediksi membuat Bali kebanjiran wisatawan dalam waktu dekat. Utamanya, di akhir pekan dan hari libur lainnya.

Sandiaga, yang sempat berkantor di Bali pekan lalu, mulai melihat tanda-tanda adanya travel madness, bukan sekadar revenge tourism.

"Ini sebagai antisipasi travel madness seiring makin menurunnya level PPKM. Apa yang dilakukan pemerintah Bali perlu diapresiasi dan saya sudah memantau langsung di Bali dan faktanya sudah mulai macet," kata Sandi dalan Weekly Briefing dengan media Senin (27/9/2021).

"Penerapan ganjil genap kendaraan di Bali perlu dilakukan untuk mengubah pola wisatawan dalam bermobilitas agar tidak terjadi kemacetan, juga kerumunan. Itu juga berimbas ke lingkungan, kita kurangi polusi. Cara itu juga mencegah dan penumpukan kendaraan karena susah cari parkir, apalagi di akhir pekan," ujar Sandiaga.

Pengaturan kendaraan dengan sistem ganjil-genap saat PPKM level 3 di Bali diterapkan di ruas jalan menuju daerah tujuan wisata (DTW) Pantai Sanur, Kota Denpasar; dan Pantai Kuta, Kabupaten Badung. Pengaturan ganjil-genap itu dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu, hari libur nasional serta hari libur fakultatif daerah. Pengaturan ini dilaksanakan pada pukul 06.30 Wita sampai 09.30 Wita dan pukul 15.00 Wita hingga 18.00 Wita.

Pelaksanaan ganjil genap di Bali memicu pro dan kontra. Sebagian pelaku wisata menilai tidak perlu dilakukan ganjil genap di Bali, sebab jumlah kendaraan tidak sebanyak di Jakarta yang sudah langganan menerapkan ganjil genap.



Simak Video "Alasan Pemerintah Pangkas Karantina Wisatawan Mancanegara Jadi 5 Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)

Bali Terapkan Ganjil Genap, Sandiaga: Antisipasi Travel Madness | Bang Naga | on 10:39:14pm Selasa 19 Oktober 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Bali Terapkan Ganjil Genap, Sandiaga: Antisipasi Travel Madness
Description: Menparekraf Sandiaga Uno merespons positif pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil-genap di Bali. Itu sebagai langkah antisipasi kerumunan di tempat wisata.
Alamat: https://travel.sumutkota.com/travel-news/d-5742717/bali-terapkan-ganjil-genap-sandiaga-antisipasi-travel-madness.html
Artikel Terkait

Foto: Wajah Cantik dan Modern Kota Jayapura Dilihat dari Ketinggian


Selasa, 19 Okt 2021 22:34 WIB

Agar Candi Borobudur Berumur Panjang, Wisatawan Didorong ke Desa Wisata


Selasa, 19 Okt 2021 22:11 WIB

Mulai 26 Oktober, Beli Tiket Kereta Api Wajib Pakai NIK atau Paspor


Selasa, 19 Okt 2021 21:47 WIB

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Sudah Buka, tapi Ingat Sabtu-Minggu Tutup!


Selasa, 19 Okt 2021 21:35 WIB

Syarat Penerbangan Jawa-Bali Terbaru: Harus PCR Walau Sudah Vaksin


Selasa, 19 Okt 2021 21:05 WIB

Klaten Wajibkan Wisatawan Luar Kota Dicatat Identitasnya, Kenapa?


Selasa, 19 Okt 2021 20:50 WIB

Tragis! Harimau Sumatera Mati Terjerat


Selasa, 19 Okt 2021 20:09 WIB

Intip Ritual Penyucian Hewan Kurban di Bali


Selasa, 19 Okt 2021 20:00 WIB

Menengok Suasana Trans Studio Mini di Solo Usai PPKM Level 2


Selasa, 19 Okt 2021 19:45 WIB

Tes Rapid Antigen Garuda Indonesia Mulai Rp 45 Ribuan, PCR Rp 295 Ribu


Selasa, 19 Okt 2021 19:05 WIB

Saat Menteri Sandiaga jadi Rojali di Aceh, Beli Peci hingga Dodol


Selasa, 19 Okt 2021 18:40 WIB

Pedang Prajurit Perang Salib Ketemu di Laut, Umurnya 900 Tahun, Indah dan Langka


Selasa, 19 Okt 2021 18:02 WIB

Dear Traveler, Beli Tiket KA Jarak Jauh Wajib Gunakan NIK


Selasa, 19 Okt 2021 17:45 WIB

Jokowi Minta Pembukaan Penerbangan Internasional Dievaluasi Rutin


Selasa, 19 Okt 2021 17:03 WIB

Alhamdulillah...Destinasi Wisata di Magelang Dibuka Kembali


Selasa, 19 Okt 2021 16:45 WIB

Jakarta PPKM Level 2, Anak-anak di Bawah 12 Tahun Bisa Liburan


Selasa, 19 Okt 2021 16:11 WIB

Daftar Daerah PPKM Level 2 Terbaru di Jawa Bali dan Luar Jawa Bali


Selasa, 19 Okt 2021 15:45 WIB

Potret 5 Wisata Asyik di Tangerang Selatan


Selasa, 19 Okt 2021 15:12 WIB

COVID Lagi Meningkat, AS Imbau Warganya Hindari Perjalanan ke Singapura


Selasa, 19 Okt 2021 15:02 WIB

Susah Sinyal, Wisata di Bantul Buka dengan Terapkan Kartu Vaksin


Selasa, 19 Okt 2021 14:45 WIB

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Aarhus, Kota di Denmark Tempat Jonatan Christie dkk Menangi Piala Thomas
  • Agar Candi Borobudur Berumur Panjang, Wisatawan Didorong ke Desa Wisata
  • Mulai 26 Oktober, Beli Tiket Kereta Api Wajib Pakai NIK atau Paspor
  • Kebun Raya Indrokilo Boyolali Sudah Buka, tapi Ingat Sabtu-Minggu Tutup!
  • Syarat Penerbangan Jawa-Bali Terbaru: Harus PCR Walau Sudah Vaksin
  • Klaten Wajibkan Wisatawan Luar Kota Dicatat Identitasnya, Kenapa?
  • Tragis! Harimau Sumatera Mati Terjerat
  • Intip Ritual Penyucian Hewan Kurban di Bali
  • Menengok Suasana Trans Studio Mini di Solo Usai PPKM Level 2

  • Terpopuler

  • Syarat Penerbangan Jawa-Bali Terbaru: Harus PCR Walau Sudah Vaksin
  • Pedang Prajurit Perang Salib Ketemu di Laut, Umurnya 900 Tahun, Indah dan Langka
  • Tragis! Harimau Sumatera Mati Terjerat
  • Kebun Raya Indrokilo Boyolali Sudah Buka, tapi Ingat Sabtu-Minggu Tutup!
  • Agar Candi Borobudur Berumur Panjang, Wisatawan Didorong ke Desa Wisata
  • Klaten Wajibkan Wisatawan Luar Kota Dicatat Identitasnya, Kenapa?
  • Tes Rapid Antigen Garuda Indonesia Mulai Rp 45 Ribuan, PCR Rp 295 Ribu
  • Intip Ritual Penyucian Hewan Kurban di Bali
  • Menengok Suasana Trans Studio Mini di Solo Usai PPKM Level 2
  • Dear Traveler, Beli Tiket KA Jarak Jauh Wajib Gunakan NIK
  • Festival Penis di Jepang, Jangan Ngelamun Jorok Dulu, Ini Festival Sakral
  • Saat Menteri Sandiaga jadi Rojali di Aceh, Beli Peci hingga Dodol
  • Jakarta PPKM Level 2, Anak-anak di Bawah 12 Tahun Bisa Liburan
  • Jokowi Minta Pembukaan Penerbangan Internasional Dievaluasi Rutin
  • Alhamdulillah...Destinasi Wisata di Magelang Dibuka Kembali
  • Potret 5 Wisata Asyik di Tangerang Selatan
  • Daftar Daerah PPKM Level 2 Terbaru di Jawa Bali dan Luar Jawa Bali
  • Hore, Semua Objek Wisata di Bandung Barat Diizinkan Buka
  • COVID Lagi Meningkat, AS Imbau Warganya Hindari Perjalanan ke Singapura
  • Susah Sinyal, Wisata di Bantul Buka dengan Terapkan Kartu Vaksin
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 travel.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds