Berita Inforamsi Bola Terbaru 2022
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Kelewat Populer, Kota di Italia Ini Berlakukan Tiket Masuk

Oleh : Admin | on 2:51:35pm Senin 23 Mei 2022

Kelewat Populer, Kota di Italia Ini Berlakukan Tiket Masuk
Venesia -

Venesia sepertinya telah bulat memutuskan untuk menagih tiket masuk kepada turis. Namun, detail aturan ini belum dipaparkan secara lengkap.

Dilansir detikcom dari AFAR, Jumat (21/1/2022) pemerintah Venesia pun mengambil langkah akan overtourism yang menjadi permasalahan kotanya selama bertahun-tahun. Sebelum pandemi, 25-30 juta turis meramaikan La Serenissima setiap tahunnya.

Selain itu, turis yang ramai juga menyumbat jalan-jalannya yang sempit, mencemari kanal dan mendorong penduduk setempat keluar karena apartemen bersejarah mereka diserahkan kepada persewaan jangka pendek.

Venesia pernah menjadi pusat republik maritim yang kaya dan kuat, tapi populasi Venesia telah menyusut menjadi sekitar 50.000 warga saja. Situasi mengerikan ini membuat Komite Warisan Dunia UNESCO mempertimbangkan untuk memasukkan kota itu ke dalam daftar situs warisan yang terancam punah.

Violin of Noah di VenesiaViolin of Noah di Venesia Foto: (AFP)

Walikota Luigi Brugnaro pertama kali mengumumkan rencana untuk membebankan biaya kepada wisatawan untuk mengunjungi kota pada Desember 2018, tetapi ditunda selama pandemi. Sekarang tampaknya kota akan mulai mewajibkan wisatawan untuk memesan tiket terlebih dahulu mulai sekitar tahun ini.

Namun, rinciannya masih dalam tahap finalisasi. Termasuk berapa banyak wisatawan yang akan dikenakan biaya, bagaimana penerapannya dan tanggal pasti pelaksanaannya.

"Kami sedang berupaya menyempurnakan sistem reservasi wajib untuk kota, untuk mencegah perjalanan sehari dan mendorong pariwisata pengalaman berkualitas tinggi," Dr. Letizia Di Maglie, sekretaris anggota dewan Kota Venesia Simone Venturini pada media AFAR.

"Venesia sedang membuka jalan di tingkat global untuk pengembangan sistem yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengimbangi konsekuensi negatif dari pariwisata berlebihan." tambahnya.

Di Maglie menegaskan bahwa bagi wisatawan yang menginap di hotel dan bangunan lainnya, Venesia tetap dapat diakses tanpa batasan apa pun. Dan dia mempertegas bahwa tujuan kota ini adalah untuk mengontrol arus pengunjung dari "ruang kendali pintar" menggunakan kecerdasan buatan, yang juga akan membantu mengatur transportasi dan layanan lainnya.

Sejauh ini belum ada kabar tentang penggunaan pintu putar yang dulu sempat kontroversial.

Berdasarkan laporan dari Euronews, 7 Januari lalu bahwa rencana untuk 2022 hanya mengizinkan pelancong mengunjungi kota setelah mereka memesan tiket 5 euro (USD 5,70) secara online. Surat kabar Italia Venezia Today bulan ini melaporkan, bahwa tassa di sbarco (pajak keberangkatan) akan berkisar antara €3- €8 (UDS 3,50- USD9) untuk pelancong harian. Sedangkan turis yang menginap di hotel, di mana pajak kota dikenakan sudah ditambahkan ke tagihan akan dikecualikan.

Mereka juga melaporkan bahwa pemerintah kota sedang mendiskusikan aplikasi untuk pemesanan dan pintu putar untuk menegakkannya. The Points Guy mencatat bahwa akan ada 500 kamera CCTV yang dipasang di seluruh kota, dan polisi akan menggunakan data ponsel untuk memantau pengunjung.

Tur travel yang kurang sejalur dengan pemerintah

"Menurut pendapat saya, mereka belum menemukan parameternya," Fulvio De Bonis, salah satu pendiri operator tur mewah Imago Artis Travel.

Sementara itu, dia dan banyak orang lain di industri pariwisata percaya bahwa sesuatu harus dilakukan untuk menyelamatkan kota dari overtourism. Namun, tidak semua orang setuju dengan pendekatan tersebut.

Kritikus lain dari rencana adanya pemasangan pintu tersebut percaya bahwa memasang pintu putar di pintu masuk ke pusat bersejarah Venesia akan memberi pengunjung kesan bahwa mereka memasuki taman hiburan seperti Walt Disney World. De Bonis setuju bahwa pintu putar bukanlah cara yang tepat.

Dia menyarankan sistem yang mirip dengan sistem izin hijau Italia saat ini. Yaitu setiap kali pengunjung memasuki restoran, museum, atau tempat lain, mereka harus menunjukkan di aplikasi bahwa mereka telah membayar pajak kota.

"Kita harus melestarikan dan melindungi keajaiban Venesia, membatasi jumlah kedatangan. Kami tidak bisa membiarkan massa terus merusak citra laguna," kata De Bonis.

"Memasuki Venesia adalah memasuki dunia keajaiban yang kita semua nikmati sebagai penonton. Jika bayaran harus menjadi salah satu cara untuk melindungi Venesia, saya menyambutnya, tetapi itu bukan satu-satunya solusi. Dan jelas uang yang diperoleh harus digunakan untuk pemulihan dan pemeliharaan kota," pungkasnya.



Simak Video "Venesia Lebih Sering Tergenang"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/rdy)

Kelewat Populer, Kota di Italia Ini Berlakukan Tiket Masuk | Bang Naga | on 2:51:35pm Senin 23 Mei 2022 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kelewat Populer, Kota di Italia Ini Berlakukan Tiket Masuk
Description: Venesia sepertinya telah bulat memutuskan untuk menagih tiket masuk kepada turis. Namun detail aturan ini belum dipaparkan secara lengkap.
Alamat: https://travel.sumutkota.com/travel-news/d-5908609/kelewat-populer-kota-di-italia-ini-berlakukan-tiket-masuk.html
Artikel Terkait

Menelusuri Filosofi Kehidupan di Trail of Life Plataran Menjangan


Senin, 23 Mei 2022 14:44 WIB

85 Juta Pemudik Tahun Ini, Tak Ada Kenaikan Kasus Covid-19


Senin, 23 Mei 2022 14:40 WIB

Lihat dari Dekat Replika Sekolah Laskar Pelangi di Belitung


Senin, 23 Mei 2022 14:11 WIB

Dadar Gulung dan Pisang Rai, Jajanan Bali yang Mudah Cara Buatnya


Senin, 23 Mei 2022 13:34 WIB

Ancol Tutup 4 Juni, kecuali untuk Pemegang Tiket Formula E


Senin, 23 Mei 2022 13:12 WIB

Pengalaman Menginap di Plataran Menjangan Resort and Spa di Bali Barat


Senin, 23 Mei 2022 12:30 WIB

Mumi Tertua di Dunia Bukan di Mesir, tapi... di Chile


Senin, 23 Mei 2022 12:10 WIB

Matahari Terbenam di Pantai Kelan Bali, Syahdu !


Senin, 23 Mei 2022 12:02 WIB

Jangan Pakai Brankas Hotel untuk Simpan Barang Berharga


Senin, 23 Mei 2022 11:35 WIB

Kabar Gembira buat Pemilik Anjing, Bisa Duduk Bareng Peliharaan di Shinkansen


Senin, 23 Mei 2022 11:16 WIB

Keren! Desa Wisata Terbaik Indonesia Ini Ada di Sumbar


Senin, 23 Mei 2022 10:55 WIB

Menginap di Plataran Menjangan, Apa Saja sih Fasilitasnya?


Senin, 23 Mei 2022 10:24 WIB

Rumah KKN Desa Penari Berhantu, Ekstremis Hindu Mau Hapus Situs Muslim


Senin, 23 Mei 2022 09:35 WIB

Asal-usul Sop Saudara, Kuliner Legendaris Sulawesi


Senin, 23 Mei 2022 09:11 WIB

Ternyata, Kucing Tahu Nama Teman Serumahnya


Senin, 23 Mei 2022 08:43 WIB

Aceh Punya Himne Wajib Setelah Indonesia Raya


Senin, 23 Mei 2022 08:15 WIB

Selain Bangun Bonbin di PIK, Raffi Ahmad Bikin Wahana Bersalju di Medan


Senin, 23 Mei 2022 07:55 WIB

Viral! Indah Sunset di Pantai Cemagi Bali, Tiket Masuk Cuma Rp 2 Ribu


Senin, 23 Mei 2022 07:11 WIB

Baru Nih, Anjing Duduk Bareng Pemilik Saat Naik Shinkansen


Senin, 23 Mei 2022 06:41 WIB

Kepoin Aktivitas Setelah Dilepasliarkan, Penyu Dikalungi Suar Pelacak


Senin, 23 Mei 2022 06:15 WIB

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Menelusuri Filosofi Kehidupan di Trail of Life Plataran Menjangan
  • Lihat dari Dekat Replika Sekolah Laskar Pelangi di Belitung
  • Dadar Gulung dan Pisang Rai, Jajanan Bali yang Mudah Cara Buatnya
  • Ancol Tutup 4 Juni, kecuali untuk Pemegang Tiket Formula E
  • Pengalaman Menginap di Plataran Menjangan Resort and Spa di Bali Barat
  • Mumi Tertua di Dunia Bukan di Mesir, tapi... di Chile
  • Matahari Terbenam di Pantai Kelan Bali, Syahdu !
  • Jangan Pakai Brankas Hotel untuk Simpan Barang Berharga
  • Kabar Gembira buat Pemilik Anjing, Bisa Duduk Bareng Peliharaan di Shinkansen

  • Terpopuler

  • Jangan Pakai Brankas Hotel untuk Simpan Barang Berharga
  • Ancol Tutup 4 Juni, kecuali untuk Pemegang Tiket Formula E
  • Lihat dari Dekat Replika Sekolah Laskar Pelangi di Belitung
  • Dadar Gulung dan Pisang Rai, Jajanan Bali yang Mudah Cara Buatnya
  • Rumah KKN Desa Penari Berhantu, Ekstremis Hindu Mau Hapus Situs Muslim
  • Mumi Tertua di Dunia Bukan di Mesir, tapi... di Chile
  • Keren! Desa Wisata Terbaik Indonesia Ini Ada di Sumbar
  • Menginap di Plataran Menjangan, Apa Saja sih Fasilitasnya?
  • Kabar Gembira buat Pemilik Anjing, Bisa Duduk Bareng Peliharaan di Shinkansen
  • Matahari Terbenam di Pantai Kelan Bali, Syahdu !
  • Ternyata, Kucing Tahu Nama Teman Serumahnya
  • Asal-usul Sop Saudara, Kuliner Legendaris Sulawesi
  • Aceh Punya Himne Wajib Setelah Indonesia Raya
  • Selain Bangun Bonbin di PIK, Raffi Ahmad Bikin Wahana Bersalju di Medan
  • Baru Nih, Anjing Duduk Bareng Pemilik Saat Naik Shinkansen
  • Viral! Indah Sunset di Pantai Cemagi Bali, Tiket Masuk Cuma Rp 2 Ribu
  • Thailand Akan Legalkan Ganja, Ini Aturannya
  • Taliban Wajibkan Presenter Perempuan Tutupi Wajah Saat Siaran
  • Kepoin Aktivitas Setelah Dilepasliarkan, Penyu Dikalungi Suar Pelacak
  • Kenapa Bandung Tidak Ada Kawasan Pecinan?
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2022 travel.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds