Berita Inforamsi Bola Terbaru 2022
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Kritik Perang, Estonia: Saatnya Hentikan Turis-Turis dari Rusia

Oleh : Admin | on 2:48:07pm Rabu 5 Oktober 2022

Kritik Perang, Estonia: Saatnya Hentikan Turis-Turis dari Rusia
Tallinn -

Beberapa negara Eropa serukan penghentian terhadap penerimaan turis Rusia. Mereka mengatakan Rusia yang memulai perang, tapi negara tetangga yang terkena dampaknya.

Perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina menyebabkan penerbangan dari Rusia dihentikan. Namun hal ini tak menghentikan warga Rusia untuk berwisata ke negara-negara Eropa.

Dilansir dari Schengen Visa News, Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas mengatakan sudah waktunya untuk menghentikan perjalanan wisata dari Rusia. Karena hal ini menambah beban bagi negara-negara sekitar Rusia.

Kallas mendesak negara-negara Schengen untuk berhenti mengeluarkan visa turis kepada warga Rusia. Ia mengatakan bahwa mengunjungi Eropa bukanlah hak asasi manusia, melainkan hak istimewa. Tidak sepatutnya warga Rusia masih diizinkan untuk masuk ke wilayah Eropa dengan tujuan berwisata.

"Berhenti mengeluarkan visa turis untuk Rusia. Mengunjungi Eropa adalah hak istimewa, bukan hak asasi manusia. Perjalanan udara dari Rusia ditutup. Hal ini berarti negara-negara tetangga Rusia (Finlandia, Estonia, dan Latvia) akan menanggung beban perjalanannya jika negara Schengen masih mengeluarkan visa. Sekarang waktunya menghentikan perjalanan wisata dari Rusia," tulis Kallas dalam akun Twitternya.

Estonia memang telah memperketat pelarangan terhadap Rusia. Pada awal bulan Juli lalu, otoritas Estonia mengumumkan bahwa warga negara Rusia tidak lagi dapat menerima visa. Kemudian izin tinggal untuk keperluan studi juga tidak lagi dikeluarkan bagi warga Rusia.

Tidak hanya itu, Estonia juga tidak lagi menerima permohonan visa jangka panjang dari warga Rusia dengan tujuan untuk kontrak kerja jangka pendek.

Menteri Luar Negeri Estonia Urmas Reinsalu berkomentar bahwa perang yang dikobarkan Rusia terhadap Ukraina tidak dapat dibenarkan. Hal ini sangat melanggar integritas wilayah, kedaulatan, dan kemerdekaan Ukraina. Ia juga menekankan bahwa perang ini mengancam keamanan Uni Eropa dan Estonia.

Selain Estonia, Finlandia juga menyerukan hal serupa. Otoritas Finlandia meminta negara-negara Uni Eropa untuk membatasi penerimaan warga Rusia ke area Schengen.

Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin mengungkapkan bahwa tidak pantas rasanya ketika Rusia mengobarkan perang terhadap Ukraina, tapi warga Rusia dapat hidup dengan normal dan bepergian dengan leluasa untuk berwisata.

"Tidak benar bahwa pada saat yang sama ketika Rusia melancarkan perang agresi yang agresif dan brutal di Eropa, warga Rusia dapat hidup normal, bepergian di Eropa, menjadi turis," ujarnya seperti dikutip Yle News.

Menteri Luar Negeri Finlandia Pekka Haavisto juga mengungkapkan hal serupa. Ia merekomendasikan agar Finlandia mempersulit warga Rusia yang ingin mendapatkan visa turis.

Menurutnya, warga Rusia menggunakan visa dari Finlandia untuk berkunjung ke negara lain. Oleh karena itu, sebaiknya pemerintah berhenti memberikan mereka visa.

Jika Finlandia baru akan melakukan pelarangan, maka Latvia telah lebih dulu melakukannya. Sama seperti Estonia, Latvia juga melakukan pembatasan ketat hingga pelarangan bagi warga Rusia.

Otoritas perbatasan Latvia mengharuskan warga Rusia untuk menandatangani dokumen yang mengutuk perang antara Rusia dan Ukraina. Hanya mereka yang bersedia menandatanganinya yang akan diberikan izin masuk.



Simak Video "Jokowi Minta Waspadai Kenaikan Harga Roti-Mi Instan Imbas Perang Ukraina"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/ddn)

Kritik Perang, Estonia: Saatnya Hentikan Turis-Turis dari Rusia | Bang Naga | on 2:48:07pm Rabu 5 Oktober 2022 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kritik Perang, Estonia: Saatnya Hentikan Turis-Turis dari Rusia
Description: Eropa menyerukan penghentian terhadap penerimaan turis Rusia. Mereka mengatakan Rusia yang memulai perang, tapi negara tetangga yang terkena dampaknya.
Alamat: https://travel.sumutkota.com/travel-news/d-6230365/kritik-perang-estonia-saatnya-hentikan-turis-turis-dari-rusia.html
Artikel Terkait

Hore! Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan PP Makassar-Denpasar


Rabu, 05 Okt 2022 14:41 WIB

Potret Desa Pocong di Bangkalan yang Identik dengan Cerita Horor


Rabu, 05 Okt 2022 14:11 WIB

Kala Anak Gadis India Disembah Bak Dewi Durga


Rabu, 05 Okt 2022 14:00 WIB

Putri Bali Jadi Putri Pariwisata Indonesia 2022, Apa Saja Tugasnya?


Rabu, 05 Okt 2022 13:41 WIB

Setelah 60 Tahun, Jalur Trekking Legendaris Bhutan Dibuka Lagi


Rabu, 05 Okt 2022 13:15 WIB

Pantai Loji: Dulu Tempat Surfing yang Indah, Kini Penuh Sampah


Rabu, 05 Okt 2022 12:41 WIB

Penampakan Turis yang Hidupkan Lagi Jalanan Istanbul


Rabu, 05 Okt 2022 12:04 WIB

Kisah Kanjuruhan, Kerajaan Hindu-Buddha Tertua di Jawa Timur


Rabu, 05 Okt 2022 11:41 WIB

Duh, Pagoda Berumur 500 Tahun Roboh


Rabu, 05 Okt 2022 11:06 WIB

Persiapan KTT G20, Menko Luhut Minta Sekolah dan Kantor di Bali WFH


Rabu, 05 Okt 2022 10:41 WIB

Sanksi Menunggu untuk Agen Travel Umrah Berulang Kali Telantarkan Jemaah


Rabu, 05 Okt 2022 10:11 WIB

Terpopuler: Joged Bumbung, Tarian Pergaulan yang Dibumbui Erotisme


Rabu, 05 Okt 2022 09:41 WIB

Momen Jenazah Bangsawan Toraja Diarak Keliling Kampung


Rabu, 05 Okt 2022 09:29 WIB

Penumpang yang Mau Air Panas Tak Perlu Panggil Pramugari, Bisa Ambil Sendiri


Rabu, 05 Okt 2022 09:11 WIB

Tarik Ulur Waktu Istirahat Pramugari dengan Jam Terbang Gila


Rabu, 05 Okt 2022 08:42 WIB

Mata Uang Lira Anjlok, Turis-turis Seperti Ketiban Rezeki Nomplok


Rabu, 05 Okt 2022 08:17 WIB

Cerita Pilot VVIP Terbangkan Presiden dan Wapres


Rabu, 05 Okt 2022 07:51 WIB

Tuman! Hati-hati, Agen Travel Umrah Ini Langganan Telantarkan Jemaah


Rabu, 05 Okt 2022 07:12 WIB

Vietnam Punya Jembatan Kaca Terpanjang di Dunia, Berani Tidak?


Rabu, 05 Okt 2022 06:41 WIB

Mati Suri, Bandara Kertajati Dihidupkan Lagi dengan Penerbangan Umrah


Rabu, 05 Okt 2022 06:12 WIB

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Potret Desa Pocong di Bangkalan yang Identik dengan Cerita Horor
  • Kala Anak Gadis India Disembah Bak Dewi Durga
  • Putri Bali Jadi Putri Pariwisata Indonesia 2022, Apa Saja Tugasnya?
  • Setelah 60 Tahun, Jalur Trekking Legendaris Bhutan Dibuka Lagi
  • Pantai Loji: Dulu Tempat Surfing yang Indah, Kini Penuh Sampah
  • Penampakan Turis yang Hidupkan Lagi Jalanan Istanbul
  • Kisah Kanjuruhan, Kerajaan Hindu-Buddha Tertua di Jawa Timur
  • Duh, Pagoda Berumur 500 Tahun Roboh
  • Persiapan KTT G20, Menko Luhut Minta Sekolah dan Kantor di Bali WFH

  • Terpopuler

  • Kala Anak Gadis India Disembah Bak Dewi Durga
  • Putri Bali Jadi Putri Pariwisata Indonesia 2022, Apa Saja Tugasnya?
  • Duh, Pagoda Berumur 500 Tahun Roboh
  • Setelah 60 Tahun, Jalur Trekking Legendaris Bhutan Dibuka Lagi
  • Pantai Loji: Dulu Tempat Surfing yang Indah, Kini Penuh Sampah
  • Kisah Kanjuruhan, Kerajaan Hindu-Buddha Tertua di Jawa Timur
  • Mata Uang Lira Anjlok, Turis-turis Seperti Ketiban Rezeki Nomplok
  • Penampakan Turis yang Hidupkan Lagi Jalanan Istanbul
  • Persiapan KTT G20, Menko Luhut Minta Sekolah dan Kantor di Bali WFH
  • Momen Jenazah Bangsawan Toraja Diarak Keliling Kampung
  • Sanksi Menunggu untuk Agen Travel Umrah Berulang Kali Telantarkan Jemaah
  • Cerita Pilot VVIP Terbangkan Presiden dan Wapres
  • Terpopuler: Joged Bumbung, Tarian Pergaulan yang Dibumbui Erotisme
  • Penumpang yang Mau Air Panas Tak Perlu Panggil Pramugari, Bisa Ambil Sendiri
  • Tuman! Hati-hati, Agen Travel Umrah Ini Langganan Telantarkan Jemaah
  • Biang Kerok Jemaah Umrah Telantar di Asrama Haji
  • Mati Suri, Bandara Kertajati Dihidupkan Lagi dengan Penerbangan Umrah
  • Vietnam Punya Jembatan Kaca Terpanjang di Dunia, Berani Tidak?
  • Tarik Ulur Waktu Istirahat Pramugari dengan Jam Terbang Gila
  • Menyusuri Karakoram Pass, Jalan Raya Tertinggi di Dunia
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2022 travel.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds