Berita Inforamsi Bola Terbaru 2022
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Apa Beda Pangkas Rambut Asgar Garut dengan yang Lain?

Oleh : Admin | on 3:38:43pm Rabu 5 Oktober 2022

Apa Beda Pangkas Rambut Asgar Garut dengan yang Lain?
Garut -

Pangkas rambut Asgar dari Garut memang menjamur di kawasan ibu kota Jakarta. Lalu apa perbedaannya dengan pangkas rambut yang lain?

Kata Ketua Asgar Indonesia, Irawan Hidayah pada tim detikcom awal Agustus 2022 lalu, sebaran pangkas rambut Garut dari Jawa Barat sampai Banten. Sedang Jawa Tengah sampai ke timur kebanyakan dari Madura.

"Sebenarnya tidak ada hal identik apakah ini pangkas model ini dari Garut sedang yang itu dari daerah lain. Karena model rambut itu kan universal ya dan seluruh dunia menggunakan," kata Irawan pada awal Agustus 2022 lalu.

"Yang membedakan adalah teknik, bagaimana cara mencukur. Di antara salah satu pembeda adalah pemangkas rambut Asgar dan tidak ditemukan di tempat lain adalah pasti akan memijit setelah selesai memotong rambutnya," imbuh dia.

Saat di lokasi pelatihan Barber School Abah Atrox, kami sempat mencoba langsung memangkas rambut. Memang, pada saat selesai kami diberi servis pijatan di kepala dan pundak selama lima menit.

Pangkas rambut identik dengan Garut

Pangkas rambut di sekitar Jakarta identik dengan pelakunya yang berasal dari Garut. Mereka disebut pula Asgar atau asli Garut. Kenapa demikian?

Tim detikcom melakukan penelusuran selama beberapa hari di Garut untuk menemukan jawabannya. Jejak sejarah yang ditemukan oleh Ketua Asgar Indonesia, Irawan Hidayah, bahwa aktivitas pangkas rambut komersial sudah ada sejak zaman penjajahan.

"Kebetulan saya sedang menulis buku sejarang pangkas rambut Asgar. Yang saya sudah survei, saya sudah berkeliling ke berbagai daerah di Garut," katanya pada tim detikcom pada awal Agustus 2022 lalu.

"Penelitian saya ini ingin tahu di mana sih dan siapa yang pertama memiliki pekerjaan sebagai pemangkas rambut, hasilnya di dapat temuan 1930 seorang seniman rambut dari Desa Bagendit," terang dia.

"Beliau dulu bekerja di Belanda menjadi pencukurnya menir-menir Belanda. Setelah itu dia mengajarkan ilmu mencukur ke saudara-saudara sampai ke teman sekampungnya dan mulailah menyebar ke Jakarta setelah bisa ke sini," terang dia lagi.

Irawan menjabarkan bahwa pangkas rambut Garut atau Asgar pertama kali beroperasi dengan berkeliling. Dikatakannya bahwa pangkas rambut modern di Jakarta mulai beroperasi pada tahun 50-an.

"Cara pertama senior-senior kita melakukan pekerjaan pangkas rambut ini dengan berkeliling ke berbagai kampung. Ada juga yang mangkal di bawah pohon rindang di pinggir jalan," kata dia.

"Seperti itu prosesnya sebelum masuk ke toko pangkas rambut. Itu setelah mereka siap dan merasa bisa," terang dia.

"Di Jakarta sendiri pangkas rambut Asgar dimulai dari tahun 1950 di Mayestik. Setelah itu semakin banyak orang berminat dan makin berkembang pula ilmu cukur akhirnya menyebar sampai ke luar Garut," jelas Irawan.

(msl/ddn)

Apa Beda Pangkas Rambut Asgar Garut dengan yang Lain? | Bang Naga | on 3:38:43pm Rabu 5 Oktober 2022 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Apa Beda Pangkas Rambut Asgar Garut dengan yang Lain?
Description: Pangkas rambut Asgar dari Garut memang menjamur di kawasan ibu kota Jakarta. Lalu apa perbedaannya dengan pangkas rambut yang lain?
Alamat: https://travel.sumutkota.com/travel-news/d-6231656/apa-beda-pangkas-rambut-asgar-garut-dengan-yang-lain.html
Artikel Terkait

Miris, Joged Bumbung Dibumbui Erotisme juga Ditonton Anak-anak


Rabu, 05 Okt 2022 15:08 WIB

Hore! Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan PP Makassar-Denpasar


Rabu, 05 Okt 2022 14:41 WIB

Potret Desa Pocong di Bangkalan yang Identik dengan Cerita Horor


Rabu, 05 Okt 2022 14:11 WIB

Kala Anak Gadis India Disembah Bak Dewi Durga


Rabu, 05 Okt 2022 14:00 WIB

Putri Bali Jadi Putri Pariwisata Indonesia 2022, Apa Saja Tugasnya?


Rabu, 05 Okt 2022 13:41 WIB

Setelah 60 Tahun, Jalur Trekking Legendaris Bhutan Dibuka Lagi


Rabu, 05 Okt 2022 13:15 WIB

Pantai Loji: Dulu Tempat Surfing yang Indah, Kini Penuh Sampah


Rabu, 05 Okt 2022 12:41 WIB

Penampakan Turis yang Hidupkan Lagi Jalanan Istanbul


Rabu, 05 Okt 2022 12:04 WIB

Kisah Kanjuruhan, Kerajaan Hindu-Buddha Tertua di Jawa Timur


Rabu, 05 Okt 2022 11:41 WIB

Duh, Pagoda Berumur 500 Tahun Roboh


Rabu, 05 Okt 2022 11:06 WIB

Persiapan KTT G20, Menko Luhut Minta Sekolah dan Kantor di Bali WFH


Rabu, 05 Okt 2022 10:41 WIB

Sanksi Menunggu untuk Agen Travel Umrah Berulang Kali Telantarkan Jemaah


Rabu, 05 Okt 2022 10:11 WIB

Terpopuler: Joged Bumbung, Tarian Pergaulan yang Dibumbui Erotisme


Rabu, 05 Okt 2022 09:41 WIB

Momen Jenazah Bangsawan Toraja Diarak Keliling Kampung


Rabu, 05 Okt 2022 09:29 WIB

Penumpang yang Mau Air Panas Tak Perlu Panggil Pramugari, Bisa Ambil Sendiri


Rabu, 05 Okt 2022 09:11 WIB

Tarik Ulur Waktu Istirahat Pramugari dengan Jam Terbang Gila


Rabu, 05 Okt 2022 08:42 WIB

Mata Uang Lira Anjlok, Turis-turis Seperti Ketiban Rezeki Nomplok


Rabu, 05 Okt 2022 08:17 WIB

Cerita Pilot VVIP Terbangkan Presiden dan Wapres


Rabu, 05 Okt 2022 07:51 WIB

Tuman! Hati-hati, Agen Travel Umrah Ini Langganan Telantarkan Jemaah


Rabu, 05 Okt 2022 07:12 WIB

Vietnam Punya Jembatan Kaca Terpanjang di Dunia, Berani Tidak?


Rabu, 05 Okt 2022 06:41 WIB

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Hore! Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan PP Makassar-Denpasar
  • Potret Desa Pocong di Bangkalan yang Identik dengan Cerita Horor
  • Kala Anak Gadis India Disembah Bak Dewi Durga
  • Putri Bali Jadi Putri Pariwisata Indonesia 2022, Apa Saja Tugasnya?
  • Setelah 60 Tahun, Jalur Trekking Legendaris Bhutan Dibuka Lagi
  • Pantai Loji: Dulu Tempat Surfing yang Indah, Kini Penuh Sampah
  • Penampakan Turis yang Hidupkan Lagi Jalanan Istanbul
  • Kisah Kanjuruhan, Kerajaan Hindu-Buddha Tertua di Jawa Timur
  • Duh, Pagoda Berumur 500 Tahun Roboh

  • Terpopuler

  • Kala Anak Gadis India Disembah Bak Dewi Durga
  • Miris, Joged Bumbung Dibumbui Erotisme juga Ditonton Anak-anak
  • Putri Bali Jadi Putri Pariwisata Indonesia 2022, Apa Saja Tugasnya?
  • Duh, Pagoda Berumur 500 Tahun Roboh
  • Setelah 60 Tahun, Jalur Trekking Legendaris Bhutan Dibuka Lagi
  • Hore! Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan PP Makassar-Denpasar
  • Pantai Loji: Dulu Tempat Surfing yang Indah, Kini Penuh Sampah
  • Kisah Kanjuruhan, Kerajaan Hindu-Buddha Tertua di Jawa Timur
  • Mata Uang Lira Anjlok, Turis-turis Seperti Ketiban Rezeki Nomplok
  • Penampakan Turis yang Hidupkan Lagi Jalanan Istanbul
  • Persiapan KTT G20, Menko Luhut Minta Sekolah dan Kantor di Bali WFH
  • Sanksi Menunggu untuk Agen Travel Umrah Berulang Kali Telantarkan Jemaah
  • Momen Jenazah Bangsawan Toraja Diarak Keliling Kampung
  • Cerita Pilot VVIP Terbangkan Presiden dan Wapres
  • Terpopuler: Joged Bumbung, Tarian Pergaulan yang Dibumbui Erotisme
  • Penumpang yang Mau Air Panas Tak Perlu Panggil Pramugari, Bisa Ambil Sendiri
  • Tuman! Hati-hati, Agen Travel Umrah Ini Langganan Telantarkan Jemaah
  • Biang Kerok Jemaah Umrah Telantar di Asrama Haji
  • Mati Suri, Bandara Kertajati Dihidupkan Lagi dengan Penerbangan Umrah
  • Vietnam Punya Jembatan Kaca Terpanjang di Dunia, Berani Tidak?
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2022 travel.sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds